saeb erekat palestinaRamallah, LiputanIslam.com –   Sekjen sementara Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat menyatakan Israel sudah pernah mengeksekusi mati sebagian tawanan Palestina. Hal ini dia kemukakan Senin (13/7) ketika mereaksi diskusi kabinet Israel mengenai kemungkinan menghukum mati sebagian tawanan Palestina.

“Entitas Zionis sudah berulangkali mengeksekusi para tawanan Palestina, dan aksi ini terus mereka lakukan dengan menembaki warga sipil,” ungkapnya, seperti dilansir kantor berita Palestina, Maan.

Dia menambahkan, “Diskusi mengenai kemungkinan penerapan hukuman mati para tawanan Palestina adalah tindakan untuk melegalisasi kejahatan terhadap para tawanan.”

Erekat meminta khalayak dunia, khususnya Uni Eropa, supaya mengendalikan Israel dan mencegah Israel mensahkan undang-undang diskriminatif  yang menyalahi hukum internasional dan HAM.

Menanggapi klaim Israel mengenai upaya perbaikan kondisi ekonomi warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza, Erekat mengatakan, “Ini adalah bagian dari rangkaian kebohongan Israel… Bagaimana mungkin kondisi ekonomi Palestina akan membaik, sementara sebagian besar tanah mereka dirampas untuk komplek permukiman (Yahudi), dan bahkan air milik mereka juga dirampas lalu dijual lagi kepada mereka? ”

Dia menambahkan, “Gaza diblokade secara total, dan segala komoditas tidak diperbolehkan masuk, lantas bagaimana mungkin kondisi ekonominya akan membaik?” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL