Ankara, LiputanIslam.com –  Jubir Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin, menyatakan bahwa presiden negara ini, Recep Tayyip Erdogan, telah mengundang para pemimpin negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk menghadiri sidang darurat di Istanbul, Turki, Rabu pekan depan untuk membahas keputusan Amerika Serikat (AS) menyatakan Al-Quds (Baitul Maqdis/Yerussalem) sebagai ibu kota Israel.

Dalam jumpa pers di kantor kepresidenan di Ankara, Rabu (6/11/2017), Kalin mengatakan, “Kota Al-Quds merupakan kehormatan bagi umat Islam, isu kolektif mereka, dan merupakan garis merah bagi Turki.”

Dia meminta AS segera berbalik dari “kesalahan mengumumkan Al-Quds sebagai ibu kota Israel”, dan mengingatkan bahwa tindakan AS ini akan menambah sulit proses perdamaian di Timteng.

“Presiden Erdogan sudah mengumumkan pendirian prinsipal kami, dan telah mendiskusikan masalah ini dengan para pemimpin Arab, terutama Presien Palestina Mahmoud Abbas,” katanya.

Kalin menambahkan, “Presiden Erdogan berkomunikasi dengan para pemimpin berbagai negara di dunia Islam Rabu pagi, termasuk Malaysia, Tunisia, Arab Saudi, Qatar, Iran, Pakistan, dan Indonesia, dan akan terus mendiskusikan masalah ini.”

Mengenai reaksi Israel terhadap pernyataan Erdogan Selasa lalu bahwa Turki kemungkinan akan memutuskan hubungan dengan Israel jika AS mengakui Al-Quds sebagai ibu kota Israel Kalin mengatakan, “Presiden Erdogan akan terus berbicara fakta mengenai isu Palestina dan semua isu lain, sebagaimana sebelumnya.”

Dia menambahkan, “Tidak penting bagi kami apakah (pernyataan Erdogan) itu meresahkan atau menyenangkan Israel, dan ungkapan yang digunakan oleh Erdogan terhadap Israel adalah peringatan bagi Israel soal fakta ini.” (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL