turki-israelYerussalem, LiputanIslam.com –   Situs berita intelijen militer Israel Debka File (DF) yang berbasis di Baitul Maqdis (Yerussalem) melaporkan seruan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Senin (14/12), mengenai normalisasi hubungan Turki dengan negara Yahudi Zionis Israel.

DF juga memberitakan adanya kemungkinan terjalinnya kesepakatan suplai gas antara Tel Aviv dan Ankara, dan bahwa di mata Erdogan, normalisasi hubungan Ankara-Tel Aviv akan sangat menguntungkan kawasan Timteng.

“Kawasan ini akan mendapat banyak keuntungan dari normalisasi hubungan Turki-Israel,” kata Erdogan.

Menurut DF, kedua negara ini sudah memulai perundingan mengenai rencana Turki membeli gas dari Israel, dan sepak terjang Turki untuk menjalin hubungan mesra dengan Israel adalah karena adanya gagasan pembelian gas dari Israel.

Gagasan itu mengemuka dalam bentuk artikel panjang yang dimuat di surat kabar Turki Daily Sabah pada 8 Desember lalu, dan menyebutkan keterlibatan  kepala dinas rahasia Israel Mossad, Yossi Cohen, dalam negosiasi dengan pemerintah Ankara untuk meraih kesepakatan.

DF melaporkan bahwa proses ini belum diungkap ke publik, karena media lokal yang didominasi oleh pihak oposisi Israel mengklaim bahwa sumber daya gas lepas pantai Israel tidak memiliki pelanggan mancanegara.

Erdogan dalam komentarnya berusaha mengajukan syarat di mana normalisasi hubungan negaranya dengan Israel bergantung pada “kesepakatan kompensasi bagi para korban serangan Israel terhadap kapal Mavi Marmara milik Turki” dan “pencabutan blokade Israel terhadap Palestina.”

Padahal, lanjut DF, kesepakatan terkait serangan terhadap kapal flotilla Turki itu sudah lama diselesaikan secara tertutup. Selain itu, Ankara juga diam-diam menerima blokade terhadap Gaza setelah ada beberapa isyarat konsensi dari Israel. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL