Istanbul, LiputanIslam.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali mengangkat kasus pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi dengan menyatakan bahwa dalam rekaman audio peristiwa yang menggemparkan ini salah satu pelaku terdengar mengatakan, “Saya tahu cara memotong.” Erdogan juga menyebut Putra Mahkota Arab Saudi Mohamed bin Salman (MBS) mengira khalayak dunia bodoh.

Dalam pidato di Istanbul, Jumat (14/12/2018), Erdogan mengatakan Turki telah berbagi rekaman audio pembunuhan Khashoggi dengan beberapa negara, termasuk Amerika Serikat  (AS) dan Perancis.

“Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Kanada, kami membuat mereka semua mendengarkan … Pria ini dengan jelas mengatakan, ‘Saya tahu cara memotong,’… Orang ini adalah seorang prajurit. Ini semua dalam rekaman audio,” kata Erdogan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut tentang rekaman itu, atau identitas orang yang mengucapkan kalimat itu.

Pernyataan Erdogan meluncur sehari setelah Senat AS dengan suara bulat merilis resolusi yang menyatakan Puta Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi di dalam konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu.

CIA bulan lalu membuat kesimpulan bahwa MBS memerintahkan pembunuhan Khashoggi, tapi Riyadh menyangkal keterlibatan MBS.

Beberapa orang terdekat MBS telah dituduh mendalangi pembunuhan itu. Otoritas Saudi telah menangkap 21 orang sehubungan dengan pembunuhan itu, dan dilaporkan bahwa kejaksaan Saudi sedang mengupayakan hukuman mati untuk lima tersangka.

Namun, Erdogan Jumat kemarin mengkritik Saudi karena berulang kali mengubah narasinya tentang apa yang terjadi pada Khashoggi.

Pemerintah Saudi semula mengatakan wartawan itu meninggalkan Konsulat Saudi dalam kondisi bugar, tapi kemudian mereka mengatakan dia meninggal akibat perkelahian, dan selanjutnya mereka mengakui bahwa pembunuhan itu direncanakan.

“Pangeran (MBS) mengatakan Jamal Khashoggi meninggalkan Konsulat. Apakah Jamal Khashoggi seorang anak kecil? Tunangannya sedang menunggu di luar,” kata presiden Turki itu.

“Mereka pikir dunia itu bodoh. Bangsa ini tidak bodoh dan tahu bagaimana membuat orang bertanggung jawab,” tegasnya lebih lanjut. (mm/mee)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*