UNIFIL soldiersBeirut, LiputanIslam.com – Sebanyak empat roket dilaporkan telah meluncur ke wilayah Israel dari wilayah Lebanon Selatan sehingga memancing reaksi balasan puluhan peluru mortir dari Israel. Roket-roket itu meluncur untuk pertama kalinya dari wilayah Lebanon selatan ke Israel sejak Israel melancarkan operasi militer “Protective Edge” ke Jalur Gaza.

Kantor berita Lebanon, NNA, melaporkan bahwa pada Jumat pagi sekitar pukul 6.30 waktu setempat dua roket meluncur dari arah distrik al-Mari. Sebelumnya, satu roket meledak di tempat akibat kesalahan teknis di kawasan Ain Arab pada Jumat dini hari. Roket itu juga hendak diluncurkan ke arah Israel. Pukul 7.00 dua roket lagi meluncur ke wilayah Israel dari arah Kfar Shuba.

Israel lantas membalas serangan itu dengan meluncurkan sekitar 25 peluru mortir ke distrik al-Mari, Hilta dan Majidiyah, mengakibatkan kerugian materi.

Polisi dan tentara Lebanon berdatangan ke lokasi dan melakukan pengepungan, sementara pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon (UNIFIL) mencari peluncur roket. Saat itu pula pesawat nirawak Israel melakukan pemantauan dari angkasa.

NNA melaporkan bahwa petugas intelijen Lebanon telah menggagalkan peluncuran dua roket yang sudah dalam posisi siap tembak ke arah perbatasan Israel.

Sumber keamanan Lebanon menyatakan keadaan di kawasan itu sudah terkendali dan wilayah perbatasan Lebanon kosong dari mobil patroli Israel maupun mobil patroli pasukan UNIFIL. Sumber itu juga menyebutkan bahwa aparat keamanan Lebanon telah mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam aksi penembakan roket ke wilayah Israel. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL