bom mobil di irakBaghdad, LiputanIslam.com – Empat bom mobil mengguncang bagian pusat dan selatan kota Ramadi, ibu kota provinsi Anbar, Irak, mengakibatkan puluhan orang tewas atau luka, Jumat (15/5, sementara beberapa tentara dan warga sipil Irak di lokasi itu berada dalam kondisi terkepung kawanan teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Laman berita al-Masalah yang berbasis di Irak melaporkan keterangan seorang pejabat militer setempat bahwa lokasi-lokasi yang menjadi sasaran serangan adalah kantor walikota Ramadi dan satu lagi kantor milik pemerintah di pusat kota Ramadi serta gedung sekolah Abu Dzar al-Ghifari di kawasan Albu Dzayyah di utara Ramadi.

“Ledakan empat bom mobil itu menyebabkan beberapa tentara dan aparat keamanan terbunuh atau cidera,” kata pejabat yang tak disebutkan identitasnya tersebut.

Adzal al-Fahdawi, anggota Dewan Perwakilan Daerah Anbar, meminta pemerintah pusat Irak supaya segera mengirim pasukan tambahan ke lokasi untuk menyelamatkan beberapa tentara dan warga sipil yang terkepung di kota Ramadi.

Dia juga menyebutkan bahwa 16 orang telah dieksekusi oleh ISIS, beberapa di antaranya adalah anggota tentara Irak di kota tersebut.

Laporan lain dari SkyNews menyebutkan bahwa pasukan bantuan disertai pasukan adat mulai dikirim ke kota Ramadi. Menurut laporan ini, ISIS dalam serangannya di Ramadi telah menguasai gedung wali kota Ramadi dan mengibarkan benderanya di sana. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL