Nazaret, LiputanIslam.com –  Sumber yang dekat dengan ketua otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa dua negara Arab penting telah menekan Abbas agar menerima prakarsa damai Palestina-Israel yang diajukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan nama “Deal of the Century”.

Seperti dilaporkan situs Israel, i24NEWS, dua pejabat Palestina itu menjelaskan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohamad bin Salman (MbS) dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi mengatakan kepada Abbas bahwa “tak ada pilihan baginya kecuali secara pragmatis menerima Deal of the Century yang diajukan Trump dan berisi antara lain  kesediaan para pengungsi Palestina menanggalkan haknya untuk kembali ke kampung halaman serta hak bangsa Palestina menjadikan al-Quds (Yerussalem) sebagai ibu kota untuk negara merdeka Palestina mendatang.”

Disebutkan bahwa Mbs dan el-Sisi berusaha membujuk Abbas supaya “tidak bersikukuh pada sikapnya di depan AS dan Israel” karena prakarsa Trump itu, menurut Mbs dan el-Sisi, justru merupakan kesempatan untuk mewujudkan perdamaian sehingga nanti dia akan menyesal (jika tetap menolaknya).

Dijelaskan pula Saudi dan Mesir hanyalah bagian dari sejumlah negara Arab yang “menekan Abbas agar bersedia mengendurkan sikapnya terkait hak-hak sah bangsa Palestina, antara lain dengan mengabaikan hak atas al-Quds dan menerima Abu Dis sebagai gantinya untuk ibu kota Palestina, mengabaikan hak para pengungsi Palestina untuk pulang dan menerima penempatan mereka di negara-negara yang mereka tempati selama ini, dan menerima kedaulatan penuh Israel atas semua tempat suci di kota al-Quds lama.”

Namun demikian, petinggi gerakan Fatah Palestina Hazem Abu Shanab membantah laporan situs Israel itu dengan menegaskan bahwa Mesir dan Saudi dalam komunikasi intensifnya dengan Abbas selalu menegaskan bahwa keduanya tidak akan menerima apapun yang tidak diterima oleh bangsa Palestina. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*