Beijing, LiputanIslam.com –  Dubes Suriah untuk Cina, Imad Mustafa, membantah klaim Israel bahwa negara Zionis ilegal ini berhasil menghancurkan prasarana Iran di Suriah. Dia juga memastikan bahwa Suriah tidak akan ragu membalas serangan Israel.

Kamis dini hari lalu Israel melancarkan serangan mortir ke kota al-Baath di bagian utara provinsi Quneitra, Suriah. Serangan ini kemudian dibalas dengan puluhan rudal dari arah Suriah ke posisi-posisi militer Israel di wilayah pendudukan Dataran Tinggi Golan, dan Israel lantas melancarkan serangan rudal ke berbagai posisi di Suriah.

“Suriah terus memperkuat sistem pertahanan udaranya, dan akan berusaha mencegat setiap rudal yang ditembakkan oleh Israel, dan menyasar setiap pesawat udara Israel yang melanggar zona udara Suriah. Suriah berhak membela diri dan meminta pertanggungjawaban pihak agresor sehingga tidak akan ragu membalas serangan ke posisi-posisi Israel, ” ujar Mustafa, Jumat (11/5/2018).

Mengenai klaim Israel bahwa pihaknya dapat menghancurkan insfrastruktur Iran di Suriah, dia mengatakan, “Israel sama sekali tidak berdasar ketika mengklaim dapat menyasar fasilitas Iran di Suriah. Klaim demikian dimaksudkan Israel untuk menciptakan kesan bahwa serangan ke Suriah merupakan upaya untuk mengendalikan Iran, dan dengan demikian ia akan mendapat dukungan dari AS dan Saudi.”

Kemhan Rusia menyatakan sebanyak 27 unit jet tempur Israel, termasuk F-15 dan F-16, telah menembakkan 60 rudal ke berbagai wilayah di Suriah. Militer Suriah mengaku berhasil menjatuhkan lebih dari separuh rudal Israel tersebut. (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*