Teheran, LiputanIslam.com –  Duta Besar Qatar untuk Iran Ali bin Ahmad Ali al-Saliti, Sabtu (26/8/2017), secara resmi telah memulai lagi kerja dan misi diplomatiknya di Teheran, ibu kota Iran, setelah terhenti selama sekira 20 bulan menyusul pemutusan hubungan diplomatik Arab Saudi dengan Iran pada tahun 2016.

Qatar memanggil pulang Duta Besarnya itu pada Januari 2016 sebagai bentuk solidaritasnya dengan Saudi yang telah memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Iran menyusul peristiwa unjuk rasa di depan gedung Kedubes Saudi di Teheran.

Unjuk rasa itu sendiri dilancarkan oleh masyarakat Iran untuk menandai protes mereka terhadap hukuman mati yang dijatuhkan oleh otoritas Saudi terhadap ulama terkemuka Syiah Saudi Syaikh Nimr al-Nimr.

Hubungan Qatar dengan Iran membaik setelah Qatar justru diboikot oleh Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir yang menuding Qatar sebagai negara yang mensponsori terorisme dan mencampuri urusan internal negara-negara lain. Qatar yang membantah tuduhan itu kemudian dibela oleh Iran dengan cara memasok kebutuhan Qatar yang diblokade oleh negara-negara jirannya.

Krisis hubungan Qatar dengan empat negara itu sampai sekarang masih berlanjut karena semua pihak bersikukuh pada pendirian masing-masing. (mm/tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL