Dubes AS untuk Israel, David Friedman, berdiri disamping foto kontroversial.

AlQuds, LiputanIslam.com –  Dubes Amerika Serikat (AS) untuk Israel David Friedman membela aksi kekerasan dan pembunuhan demonstran Palestina oleh pasukan Zionis Israel, sebagaimana dilaporkan surat kabar Israel Hayom, Selasa (5/6/2018).

Dalam sebuah konferensi mengenai politik dan media di kota al-Quds (Yerussalem), Senin (4/6/2018), Friedman yang memang dikenal getol membela Israel ini mengatakan bahwa media dunia berpihak kepada Palestina dan anti Israel dalam meliput gejolak di Gaza.

Dia mengatakan, “Sebagian kecaman terhadap kasus-kasus terbunuhnya pengunjuk rasa Palestina di Gaza oleh peluru tentara Israel bisa jadi benar, tapi media pengecam Israel tidak mengatakan bagaimana Israel dapat membela diri dengan cara yang paling tidak mematikan dalam empat minggu terakhir…Jika apa yang terjadi itu keliru lantas bagaimana tindakan benar yang harus dilakukan?”

Dia menjelaskan bahwa rata-rata 7 dari 10 laporan mengenai Gaza disertai kecaman keras terhadap Israel.

Jauh hari sebelumnya Friedman menolak kebenaran istilah “pendudukan” Israel atas tanah Palestina, dan dalam surat menyurat resmi AS dia menyebut Tepi Barat dengan istilah “Judea dan  Samaria”, istilah yang hanya digunakan oleh Israel.

Dia juga menganggap sah pembangunan permukiman Zionis di Tepi Barat dan mengecam reaksi Palestina terhadap pemindahan Kedubes AS untuk Israel dari Tel Aviv ke al-Quds.

“Sebagian reaksi itu buruk, provokatif, dan tak beralasan,” katanya.

Tanah pendudukan Palestina diwarnai aksi penumpasan Israel terhadap aksi unjuk rasa akbar “Great March of Return” yang meneriakkan hak seluruh pengungsi Palestina untuk pulang ke kampung halamannya, termasuk di wilayah Israel (Palestina pendudukan 1948).  Unjuk rasa itu digelar di wilayah perbatasan Jalur Gaza-Israel untuk menandai peringatan 70 tahun Tragedi Nakba dan sebagai aksi protes terhadap pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke al-Quds.

Sejak itu Israel menggelar lagi tragedi berdarah di Gaza yang menggugurkan sedikitnya 119 orang Palestina dan melukai ribuan lainnya. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*