mobil zionis tertembakNablus, LiputanIslam.com –   Dua warga Zionis Israel tewas diterjang peluru pejuang Palestina saat keduanya berada dalam mobil di dekat kota Nablus, Tepi Barat. CNN Jumat kemarin (2/10) melansir pernyataan pejabat Israel bahwa dua warga Zionis itu adalah pasangan suami isteri, dan keduanya tertembak mati Kamis (1/10) ketika sedang dalam perjalanan bersama empat anak mereka.

“Laporan awal menunjukkan bahwa beberapa saat yang lalu, dua warga sipil Israel tertembak mati ketika penyerang menembaki kendaraan mereka pada jalur antara komunitas Elon Moreh dan Itamar. Pasukan sedang melakukan penyisiran di area sekitar,” ungkap juru bicara militer Israel Oren Liebermann.

Elon Moreh dan Itamar adalah nama permukiman Zionis Israel dekat kota Nablus di bagian utara Tepi Barat.

Alalam melaporkan bahwa serangan yang menimpa dua warga Zionis itu terjadi menyusul peristiwa serangan puluhan warga Zionis terhadap mobil-mobil Palestina di beberapa desa di sekitar Nablus.

Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, menyambut gembira serangan tersebut dan menilainya sebagai reaksi yang wajar terhadap kejahatan pasukan pendudukan dan imigran Zionis Yahudi.

“Operasi Nablus itu merupakan reaksi wajar terhadap kejahatan rezim pendudukan, aksi pendudukan Masjidil Aqsa, serta kejahatan pendatang di Tepi Barat, terutama dalam kasus pembakaran keluarga Dawabsheh yang terjadi belum lama ini,” ungkap juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri kepada Palestinian Information Center.

Dia menambahkan, “Hamas mengucapkan selamat atas terjadinya operasi ini serta menyerukan muqawamah (perlawanan) dengan segala bentuknya damii mencegah berlanjutnya upaya Judaisasi yang dilakukan rezim pendudukan (Israel) di al-Quds (Baitul Maqdis/Yerussalem), serta demi mencegah berlanjutnya kejahatan pendatang.”

Sayap militer Hamas, Brigade Ezzedin al-Qassam, juga turut angkat bicara dengan menegaskan bahwa operasi Nablus itu bukanlah yang terakhir.

“Kami mengucapkan selamat atas operasi gagah berani anti kaum Zionis perampas…Ini merupakan reaksi alamiah terhadap kejahatan rezim pendudukan dan warga pendatangnya di al-Quds dan Tepi Barat,” tulis Abu Ubaidah, juru bicara al-Qassam, di halaman Twitternya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL