mobil israel diserangBaitulMaqdis, LiputanIslam.com – Dua warga Israel cidera terkena serangan bom molotov warga Palestina di Tepi Barat. Demikian dilaporkan oleh berbagai media Israel, termasuk Jerussalem Post dan Yedioth Ahronoth, Kamis malam (25/12).

Dua warga Israel itu adalah Ayala Shapira, gadis berusia 11 tahun dan ayahnya. Keduanya menderita luka bakar setelah mobilnya tiba-tiba dilempar bom molotov di dekat permukiman El Matan di Shomron ketika berada dalam perjalanan di Tepi Barat.

Sebulan sebelumnya, ibu Ayala Shapira juga pernah mendapat serangan serupa di lokasi yang sama, namun selamat dari letupan bom. Shapira dilaporkan berada dalam kondisi kritis dan dirawat di Pusat Medis Sheba.

Di bagian lain, tentara Israel menangkap tujuh warga Palestina. Tentara Israel mengklaim bahwa warga Palestina itu merupakan anggota kelompok-kelompok militan dan diketahui membawa barang berupa senjata di bagian utara Tepi Barat.

Times of Israel (TI) menyebutkan bahwa pasukan penerjun dan Brigade Kfir dalam sebuah operasi gabungan yang didukung oleh satuan pasukan khusus Israel di kawasan Nablus telah menemukan muatan barang terlarang berupa senjata, termasuk dua pucuk senapan laras pendek, sepucuk senapan laras panjang M-16, sepucuk senapan otomatis UZI, dan delapan buah bom pipa.

TI juga menyebutkan bahwa sehari sebelumnya tentara Israel telah menangkap tiga orang Palestina lainnya di Tepi Barat. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL