مقتل اثنين من "أخطر" قيادات "داعش" قرب الموصلBaghdad, LiputanIslam.com – Dua  teroris ISIS yang “paling dicari” oleh otoritas Australia dikabarkan tewas akibat serangan pesawat nirawak di sebuah lokasi dekat Mosul. Demikian dilaporkan Daily Mail, Senin (22/6).

Dua warga negara Australia ini bernama Khaled Sharrouf dan Mohammad Elomar alias Abu Hafs al- Australi. Keterangan salah seorang yang dekat dengan keduanya menyebutkan bahwa dua buronan pemerintah Australia itu tewas dalam pertempuran dekat kota Mosul beberapa pekan lalu.

Nama Sharrouf tersohor sejak dia memublikasikan fotonya bersama anaknya yang berusia 10 tahun dalam keadaan menenteng dan memamerkan dua kepala yang terpenggal di tangan pasukan teroris ISIS. Sedangkan Ilmar diduga baru menikahi puteri Sharrouf yang berusia 14 tahun.

Menurut Daily Mail, pemerintah Australia menantikan hasil penyelidikan mengenai berita kematian dua warganya yang menjadi anggota ISIS tersebut.

Sementara itu, komisi HAM parlemen Irak menyatakan ISIS telah merekrut 500-800 anak kecil Irak untuk melancarkan operasi teror.
Masrour Aswad, anggota komisi tersebut, dalam keterangannya kepada Anatolia yang dikutip al-Quds al-Arabi mengatakan, “Data-data yang kami dapatkan dari keterangan para saksi mata melalui wawancara kami dengan para pengungsi dari berbagai provinsi yang dikuasai ISIS menunjukkan bahwa sejumlah anak kecil yang dipersenjatai untuk operasi teror mencapai sekitar 500 hingga 800 orang.”

Menurutnya, usia anak itu berkisar 9 – 18 tahun yang tersebar di Mosul, Kirkuk, dan Salahuddin di bagian utara Irak, Diyala di timur dan Anbar di barat.

Perdana Menteri Irak Haider Abadi pekan lalu menyerukan kepada masyarakat internasional supaya membantu Irak membendung masuknya kawanan bersenjata ke negara ini serta meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan resolusi yang menyatakan bahwa perekrutan anak kecil dalam perang sebagai kejahatan anti kemanusiaan.

Seperti diketahui, pada 10 Juni 2014 ISIS berhasil menguasai Mosul, ibu kota provinsi Ninawa, sebelum kemudian mengembangkan kekuasaannya ke banyak kawasan lain di bagian utara, timur dan barat Irak. ISIS juga menguasai bagian utara dan timur Suriah. Setelah itu mereka mendeklarasikan apa yang mereka sebut “Daulah Khilafah” atau negara kekhalifahan di semua kawasan tersebut. Dalam proses itu masyarakat dunia disuguhi ISIS dengan berbagai aksi kejam yang yang dilakukan secara terbuka dan penuh kebanggaan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL