army-sinai mesirKairo, LiputanIslam.com – Dua tentara Mesir, satu di antaranya perwira, tewas dan satu lainnya menderita luka-luka terkena ledakan bom yang ditujukan terhadap kendaraan militer di Semananjung Sinai.

Sebagaimana dikutip Press TV, otoritas keamanan Mesir mengatakan serangan itu terjadi di selatan kota al-Arish di bagian utara Sinai, Kamis (25/12).

Pemerintah Mesir mengumumkan situasi darurat untuk bagian utara Semenanjung Sinai setelah 30 tentaranya tewas akibat serangan militan terhadap pos tentara di kawasan tersebut pada Oktober lalu.

Tak tanggung-tanggung, pemerintah Mesir bahkan menginstruksikan relokasi penduduk yang tinggal di sepanjang perbatasan antara Sinai dan Jalur Gaza. Tentara Mesir juga telah meratakan 800 unit rumah di lokasi tersebut dengan tanah untuk membentuk zona penyangga.

Militer Mesir bertekad untuk membersihkan Semenanjung Sinai dari keberadaan kawanan bersenjata yang menjadikan kawasan ini sebagai pangkalan mereka untuk melancarkan serangan teror.

Sejak Presiden Mohamed Morsi dikudeta oleh pihak militer pada 3 Juli 2013, Mesir sering dilanda serangan kaum militan bersenjata dan menjatuhkan banyak korban di pihak pasukan keamanan. Di Sinai serangan militan bahkan nyaris terjadi setiap hari. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL