tank-irak-di-mosulBaghdad, LiputanIslam.com –   Dua perwira tinggi Irak dan “menteri perminyakan” kelompok teroris takfiri ISIS terbunuh dalam perang Mosul, Senin (5/12/2016).

Angkatan bersenjata Irak mengatakan bahwa dua perwira tinggi itu terbunuh dalam pertempuran melawan gerombolan ISIS dalam opaya menguasai sisi timur distrik Shurkat, provinsi Salahuddin, di utara Baghdad.

Komando operasi gabungan pasukan Irak dalam statemennya menyatakan, “Dua pejuang gagah berani telah gugur di gelanggang kemuliaan saat keduanya melawan para begundal teroris DAESH (ISIS). Keduanya adalah Syahid Kolonel Amir Wadi Mohammad al-Shibli, komandan Resimen 2 Brigade Lapis Baja dan Syahid Brigjen Jabar Sarhan Shiya’ al-Tamimi, komandan Resimen 3 Brigade Infantri.”

Pasukan Irak bersumpah untuk tetap melanjutkan “pengorbanan sampai terwujudnya kemenangan final, terbebasnya jengkal terakhir tanah Irak, dan terbasminya ISIS.”

Sementara itu, Pasukan Kontra-terorisme Irak di hari yang sama mengumumkan bahwa  “menteri perminyakan” ISIS tewas di provinsi Nineveh, Irak utara.

“Pasukan keamanan Irak hari ini berhasil menghabisi menteri perminyakan ISIS yang memiliki julukan Abu Azam di provinsi Nineveh,” katanya, tanpa memberikan keterangan rinci mengenai keterbunuhan Abu Azam.

Pasukan Irajk memulai operasi militer secara masif sejak 17 Oktober lalu dengan misi membebaskan Mosul, kota kedua terbesar di wilayah utara Negeri 1001 Malam ini.

Irak dilanda badai terorisme ISIS sejak tahun 2014 hingga banyak bagian di wilayah utara dan barat jatuh ke tangan ISIS, namun dalam beberapa bulan terakhir ini pasukan Irak, termasuk relawan al-Hashd al-Shaabi, berhasil merebut kembali banyak kota dan daerah, termasuk Ramadi, Tikrit, dan Fallujah. (mm/raialyoum/alsumaria)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL