yaman harakah ansarullhSanaa, LiputanIslam.com – Tentara Yaman dan milisi komite rakyat yang terafiliasi dengan Ansarullah (Houthi) menggempur tiga kawasan militer Arab Saudi dengan roket mengakibatkan dua tank Saudi di markas militer al-Shuhbah di bagian selatan Saudi, hancur dan dua tentaranya tewas di wilayah perbatasan kedua negara, Kamis (28/5). Demikian dilaporkan Yemeni Press berdasarkan keterangan sumber Yaman yang ada di lapangan. Laporan lain menyebutkan satu jenderal Yaman terbunuh akibat serangan udara Saudi di kota Taiz sehari sebelumnya.

Di front barat laut, pasukan Yaman tersebut  juga menyerang markas militer Saudi di kawasan al-Radif dengan peluru mortir, namun tidak ada keterangan mengenai akibatnya. Sumber militer Yaman hanya mengklaim bahwa begitu serangan tersebut dimulai, tentara Saudi segera kabur dengan kendaraan militer, tapi tak lama kemudian datang pasukan bantuan Saudi ke lokasi.

Kementerian Pertahanan Yaman menyatakan bahwa beberapa kendaraan militer Saudi hancur di kawasan perbatasan Najran ketika tentara Saudi menjalankan operasi untk merebut kembali pangkalan militer al-Mahrouq yang dikuasai oleh pasukan adat Yaman.

Sementara itu, pemerintahSaudi melarang penduduk di bagian selatan negara ini merekam atau mengambil gambar semua hal yang berkenaan dengan perang, termasuk peralatan perang.

Beberapa media Yaman, termasuk Hasad al-Youm melaporkan bahwa para pejabat Saudi di kota Najran dan Jazan dekat perbatasan Yaman memasang banner-banner besar di jalanan bertuliskan larangan pengambilan gambar peralatan perang, pergerakan militer dan segala hal lain yang berkaitan dengan tentara Saudi dan pertempurannya dengan pasukan Yaman.

Selain itu, mereka juga mengingatkan penduduk di kawasan tersebut supaya tidak memosting gambar-gambar yang mereka anggap dapat mengusik keamanan nasional Saudi.

Menurut Hasad al-Youm, larangan tersebut menunjukkan kekuatiran pemerintah Saudi terhadap terungkapnya fakta-fakta yang terjadi di wilayah Saudi sehingga sedapat mungkin berusaha melakukan sensor berita.

Di pihak lain, dinas penerangan Garda Nasional Yaman menyatakan suku-suku Yaman dan pasukan komite rakyat di kawasan militer telah memublikasikan gambar-gambar pergerakan mereka di kawasan militer di Jizan.

Hasad al-Youm juga memberitakan bahwa sebanyak 20 orang Yaman terbunuh dan 126 lainnya luka-luka diterjang serangan udara Saudi di provinsi Taiz. Beberapa korban di antaranya adalah perempuan dan anak kecil.

Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan Saudi pada hari Rabu (27/5) tersebut menimpa stasiun pengisian bahan bakar, masjid, pasar, mobil warga yang membawa pengungsi, dan beberapa rumah di kota Taiz, termasuk rumah Mayjen Qasim al-Rouhani (al-Hadi) yang terbunuh bersama puteri dan salah seoranga asistennya.

Laman al-Motamar melaporkan bahwa jenazah jenderal itu akan dimakamkan hari ini, Jumat (29/5) (mm)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL