Ramallah, LiputanIslam.com –  Dua lagi pemuda Palestina gugur syahid dalam bentrokan dengan pasukan Rezim Zionis Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat, Sabtu (22/7/2017), sementara faksi-faksi pejuang Palestina menyerukan eskalasi intifada.

Departemen Kesehatan Palestina menyatakan, pemuda Palestina bernama Akrar Yusuf Qashur, 17 tahun, gugur syahid setelah menderita luka parah di bagian dada tertena tembakan pasukan Israel pada Sabtu sore.  Dia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Jerihko dan kemudian dipindah ke Komplek Kesehatan Palestina di Ramallah namun nyawanya tak terselamatkan.

Di Desa Abu Dais, satu pemuda Palestina lain berusia 18 tahun juga gugur syahid akibat bom molotov yang hendak dia lemparkan terhadap pasukan Zionis.

Sehari sebelumnya, tiga pemuda Palestina juga gugur syahid dalam bentrokan dengan pasukan Zionis di Baitul Maqdis Timur dan Tepi Barat, sementara tiga orang Israel tewas ditikam pejuang Palestina di kawasan permukiman Neve Tzuf di barat laut Ramallah, Tepi Barat.

Bentrokan memuncak pada hari Jumat lalu setelah ketegangan berlangsung selama satu minggu menyusul tewasnya dua polisi Israel di kota lama Baitul Maqdis (al-Quds/Jerussalem) pada 14 Juli lalu, dan selanjutnya Israel menutup komplek Masjid al-Aqsa sampai 16 Juli.

Sementara itu, berbagai faksi pejuang Palestina dalam statemen bersama menyerukan eskalasi intifada al-Quds untuk membela Masjid al-Aqsa.

Dalam statamen itu mereka menegaskan bahwa umat Islam dan bangsa-bangsa Arab harus menunaikan tanggungjawab nasional dan agamanya dengan minimal turun ke jalan-jalan untuk mengungkapkan kutukan mereka terhadap Israel serta kepdulian dan pembelaan mereka kepada al-Quds dan penduduknya. (mm/rayalyoum/almayadeen)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL