Intifada1Ramallah, LiputanIslam.com – Dua pemuda Palestina gugur syahid ditembak tentara Israel di kota al-Khalil (Hebron), Tepi Barat, Kamis (24/3).

Palestine Today melaporkan bahwa pihak Israel menyatakan dua pemuda itu ditembak karena telah menyerang terlebih dahulu dengan senjata tajam hingga menyebabkan satu tentara Israel terluka di kawasan Tel al-Ramida.

Para saksi mata mengatakan bahwa setelah terjadi penembakan itu tentara Israel melarang tim ambulaPalestina mendekati lokasi penembakan sehingga dua pemuda terbiarkan terkapar di atas jalan.

Seperti diketahui, sejak Oktober 2015 berbagai wilayah pendudukan Palestina menjadi ajang kebangkitan rakyat Palestina melawan Rezim Zionis Israel.

Kebangkitan yang kemudian disebut Intifada 3 atau Intifada al-Quds ini dipicu oleh menggilanya ambisi kaum Zionis untuk menguasai Masjid al-Aqsa di Baitul Maqdis (Yerussalem).

Selain dilakukan dengan melakukan aksi jalanan secara massal, intifada juga dilakukan secara perseorangan dengan berbagai bentuk serangan, termasuk dengan menabrakkan mobil dan menggunakan senjata tajam, dan telah jatuh puluhan korban tewas di pihak Israel.

Menurut data para aktivis HAM, sejak intifada itu dimulai sampai sekarang sebanyak lebih dari 200 orang Palestina gugur dan beberapa lainnya menderita luka akibat serangan pasukan dan warga Zionis Israel. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL