Beirut, LiputanIslam.com –  Sekira 70 teroris tewas dalam pertempuran antarkubu teroris di bagian barat dan tengah Suriah. Demikian dikabarkan Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR), Selasa (14/2/2017).

Lembaga yang berbasis di London ini memastikan sedikitnya 69 militan terbunuh dalam beberapa aksi kekerasan berupa pemboman, kontak senjata, peledakan, dan eksekusi yang terjadi antara kubu Jund al-Aqsa di satu pihak dan kubu Jabhat Tahrir Sham yang mencakup kelompok Fateh al-Sham alias Jabhat al-Nusra (cabang al-Qaeda di Suriah)  dan Harakah Nour al-Din al-Zenki di pihak lain.

Menurut lembaga yang intensif memantau perkembangan situasi perang di Suriah ini, kedua kubu  itu terlibat kontak senjata Senin lalu menyusul ketegangan yang terjadi akibat “perang penyusupan” di wilayah kekuasaan masing-masing di provinsi Idlib, barat laut Suriah, dan provinsi Hama, di bagian tengah negara ini. Ketegangan ini segera memicu aksi kekerasan antara lain aksi-aksi eksekusi dan serangan bom bunuh diri dengan bom mobil oleh pihak Jund al-Aqsa.

“Ini merupakan aksi saling balas dendam antarpara pemimpin perang,” ungkap direktur eksekutif SOHR, Rami Abdulrahman kepada AFP.

Jund al-Aqsa yang oleh beberapa kelompok dituding menjalin hubungan dengan kelompok teroris ISIS semula bergabung dengan Jabhat Fateh al-Sham pada Oktober 2016, tapi hal ini tak berlangsung lama setelah Jabhat Fateh al-Sham menyatakan berpisah dari Jund al-Sham.

Pertempuran antara keduanya memicu banyak perpecahan di tengah barisan kelompok-kelompok “jihadis” di Suriah, terutama di Idlib.

Pertempuran ini terjadi setelah pecah pertempuran “paling dahsyat selama ini” bulan lalu antara kubu Ahrar Sham dan sekutunya di satu pihak dan kubu Jabhat Fateh Sham di pihak lain, padahal kedua kubu ini semula berada dalam satu aliansi.

Selanjutnya, beberapa kelompok, termasuk Suqur Sham dan Jaish al-Mujahidin menyatakan bergabung dengan Harakah Ahrar Sham, sementara beberapa kelompok lain, termasuk Jabhat Fateh al-Sham dan Harakah Nour al-Din al-Zenky membubarkan diri dan bergabung satu sama lain dengan nama Haiat Tahrir Sham (Dewan Pembebasan Sham).  (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL