usa in yemenSanaa, LiputanIslam.com – Pesawat tanpa awak (drone) milik tentara Amerika Serikat (AS) kembali beraksi di Yaman mengakibatkan sedikitnya enam orang tewas di wilayah utara negara ini Senin (12/05/2014).

Keterangan dari penduduk suku setempat menyebutkan drone AS telah mengebom sebuah mobil dekat desa al-Husun, provinsi Marib. Para korban diduga sebagai anggota jaringan teroris al-Qaeda.

Serangan ini merupakan serangan drone AS yang pertama kalinya sejak tentara Yaman melancarkan serangan masif terhadap gerilyawan al-Qaeda 29 April lalu.

Pertengahan April lalu AS juga melancarkan serangan drone untuk membantu operasi militer Yaman yang mengakibatkan sekitar 60 anggota al-Qeada tewas di beberapa kawasan.

Jaringan berita TV al-Jazeera melaporkan bahwa bersamaan dengan serangan drone AS kali ini terjadi pula kontak senjata sengit antara tentara Yaman dan milisi al-Qaeda di al-Dalaah, distrik al-Said, provinsi Shabwa. Menurut al-Jazeera, pertempuran ini mengakibat empat tentara Yaman cidera.

Oktober tahun lalu lembaga Pengawas Hak Asasi Manusia (HRW) menyatakan serangan drone AS telah menjatuhkan banyak korban sipil dalam beberapa tahun terakhir sehingga tercatat sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional.

Sedangkan Februari lalu, HRW juga mendesak Washington supaya menyelidiki kasus kesalahan fatal serangan drone AS yang menimpa sebuah pesta perkawinan pada tanggal 12 Desember 2013. Dalam laporannya lembaga ini menyatakan serangan itu telah menjatuhkan puluhan korban pria dan wanita serta menciderai sekitar 15 orang lainnya, termasuk pengantin perempuan. (mm/aljazeera/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL