Iran_Nuke_PlantDoha, LiputanIslam.com – Dinas Rahasia Israel, Mossad, diam-diam mengetahui Iran tidak berniat membuat bom nuklir. Kanal berita Aljazeera dan harian Guardian Senin (23/2/2015) merilis bagian pertama bocoran dokumen rahasia mengenai penilaian Mossad terhadap program nuklir Iran.

Dokumen itu menunjukkan bahwa tak lama setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato di podium Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2012 Mossad justru membuat penilaian yang berseberangan sepenuhnya dengan klaim-klaim Netanyahu mengenai tujuan proyek nuklir Iran.

Guardian dalam laporannya menyebutkan dokumen itu juga mengungkapkan bahwa kampanye Amerika Serikat anti Iran di dunia hanyalah untuk mengusik program nuklir Iran.

Beberapa jam sebelumnya, Aljazeera memberitakan bocoran dokumen rahasia mengenai program nuklir Iran itu dan menyatakan akan merilisnya. Aljazeera juga menyatakan berencana menyerahkan dokumen itu kepada Guardian dalam konteks kerjasama media.

Di bagian pertama laporannya Aljazeera menyebutkan bahwa tak sampai satu bulan setelah pidato Netanyahu tersebut Mossad justru membuat penilaian bahwa Iran “tidak sedang melakukan aktivitas yang memadai untuk membuat bom nuklir.”

Berbeda dengan penilaian ini, Netanyahu di atas podium justru memperlihatkan beberapa gambar sambil mengklaim bahwa Iran sudah menempuh 70 persen proses pembuatan bom nuklir.

Menurut Aljazeera, dokumen rahasia itu telah dikirim Mossad kepada Badan Keamanan Afrika Selatan pada Oktober 2012 untuk mengemukakan pendapatnya yang antara lain menyebutkan bahwa aktivitas nuklir Iran sejauh ini masih berada di koridor yang legal dan tidak melakukan kegiatan yang memadai untuk pembuatan bom nuklir. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL