saudi clericRiyadh, LiputanIslam.com – Tiga khatib terkenal Arab Saudi dilarang berkhutbah lagi di negara ini seumur hidup karena diduga terkait dengan kelompok Ikhwanul Muslimin (IM).

Harian Ukadh terbitan Saudi Senin (12/5/2014) melaporkan bahwa pemerintah Saudi telah memberhentikan untuk seumur hidup tiga khatib shalat Jumat. Menurut koran ini, selain dilarang menaiki mimbar sidang Jumat, mereka juga tidak diperbolehkan lagi menjadi imam shalat jamaah dan berceramah, baik di masjid maupun di majelis-majelis taklim, karena mereka diketahui terkait dengan kelompok IM serta menjalinkomunikasi langsung dengan komunitas-komunitas IM di beberapa negara Arab.

Mengutip keterangan sebuah sumber yang tak disebutkan namanya, Ukadh juga melaporkan bahwa tiga khatib itu – yang juga tidak disebutkan namanya- merupakan para khatib kondang di daerah masing-masing. Sumber itu menyatakan mereka dilarang berceramah lagi karena telah melakukan “pelanggaran besar” di mimbar-mimbar dakwah, menjalin komunikasi dengan komunitas IM dan melakukan beberapa tindakan lain.

Sumber itu juga mengisyaratkan adanya persaingan ketat di antara 76 imam, syekh, guru dan dosen.

Beberapa hari lalu Pangeran Mamduh bin Abdul Aziz yang merupakan adik Raja Abdullah bin Abdul Aziz dalam sebuah pesannya di jejaring sosial Twitter telah menuduh empat imam jamaah Haramain (Mekkah dan Madinah), satu di antaranya Syekh Saudi al-Sharim, menjalin hubungan dengan IM serta gencar mempromosikan pemikiran-pemikiran IM melalui mimbar-mimbar mereka.

Maret lalu Kementerian Wakaf Saudi juga mencopot beberapa khatib dengan dakwaan mereka telah “mempolitisasi” mimbar-mimbar Jumat dan berusaha menjadikan khutbah-khutbah mereka sebagai “publikasi politik”. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL