Mosul, LiputanIslam.com –   Seorang pejabat Irak menyatakan bahwa wilayah kota Mosul, Irak utara, yang sudah berhasil dibebaskan sudah mencapai 60 persen. Kawasan yang terbaru di antaranya ialah distrik al-Intisar yang dibebaskan menyusul pembebasan distrik al-Karamah dari cengkraman ISIS, sementara lebih dari 1500 lagi warga mengungsi dari beberapa distrik, Senin (2/1/2017).

Dilaporkan bahwa dalam pertempuran terbaru sebanyak lebih dari 180 teroris ISIS bergelimpangan tanpa nyawa, sementara delapan markas, tiga bom mobil, dan beberapa kendaraan militer bersenapan otomatis milik ISIS hancur, dan dua drone mereka tertembak jatuh.

Lebih dari 1500 penduduk Mosul mengungsi. Mereka yang berasal dari distrik al-Quds, al-Karamah, dan al-Sumar itu bergerak menuju tempat-tempat keberadaan pasukan keamanan Irak setelah mereka sempat terjebak di tengah pertempuran sengit.

Dalam peristiwa lain, pasukan relawan al-Hashd al-Shaabi dan pasukan keamanan Irak berhasil menggagalkan upaya kawanan teroris ISIS menyusup ke markas militer Irak di bagian barat provinsi Anbar.

Mereka terlibat kontak senjata di kawasan antara al-Kilu dan al-Sakar menuju sahara al-Nakhib. Dalam peristiwa ini enam teroris tewas dan beberapa lainnya luka-luka.

Di Baghdad, bersamaan dengan kunjungan Presiden Perancis Francois Hollande, para teroris mengamuk dengan melancarkan beberapa peledakan bom bunuh diri yang satu di antaranya menewaskan sedikitnya 35 orang di kawasan al-Sadr yang mayoritas penduduknya bermazhab Syiah.(mm/alalam/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL