Aqsa_ZionistBaitulMaqdis, LiputanIslam.com –   Masjidil Aqsa di Baitul Maqdis, Palestina pendudukan, kembali menjadi ajang represi dan kekerasan pasukan Zionis Israel terhadap warga Palestina. Senin kemarin (28/9) sedikitnya 12 warga Palestina menderita-luka diterjang peluru pasukan Zionis di tempat suci ketiga umat Islam tersebut.

Keterangan saksi mata yang dilansir kantor berita resmi Palestina, WAFA, menyebutkan sekitar 150 pasukan Zionis Senin pagi masuk dengan cara paksa ke halaman Masjidil Aqsha kemudian memaksa warga Palestina agar keluar.  Dalam aksi itu mereka tak segan-segan memuntahkan peluru dan melontarkan bom suara. Mereka melancarkan aksi itu setelah ada warga Zionis yang melanggar zona Masjidil Aqsa.

Pasukan Zionis juga memukuli warga Palestina dengan pentungan. Menurut pihak rumah sakit, satu di antara belasan korban luka warga Palestian mengalami luka di bagian mata.

Hari itu pula tentara Zionis melancarkan aksi serupa di bagian selatan komplek Masjidil Aqsha yang terkenal dengan nama Masjid al-Qibli. Mereka memecah kaca-kaca jendela masjid dan menganiaya warga Palestina yang ada di dalam dan sekitar masjid.

Semua warga Palestina yang menjadi korban serangan adalah warga Muslim yang bertahan sejak malam sebelumnya di Masjidil Aqsha dengan tujuan mencegah dan melawan rencana beberapa organisasi Zionis Yahudi untuk melakukan aksi pelanggaran terhadap zona terlarang bagi orang Yahudi di komplek Masjidil Aqsa.

Para menteri luar negeri negara-negara Arab kemarin mendesak Dewan Keamanan PBB supaya menunaikan tanggungjawabnya di depan maraknya aksi kekerasan Zionis di Masjidil Aqsa. Menteri Luar Negeri Palestina Riyadh al-Maliki mengingatkan bahwa Israel belakangan ini bermaksud menerapkan pembagian waktu dan tempat Masjidil Aqsa.

Serangan yang terjadi kemarin dilakukan pasukan Zionis bersamaan dengan peringatan ke-15 tahun Intiafada II. Intifada ini sendiri terjadi pada tahun 2000 menyusul kasus penistaan Ariel Sharon terhadap Masjidil Aqsa untuk kampanye pemilu perdana menteri Israel.  Sharon saat itu menyatakan bahwa komplek Masjidil Aqsa akan senantiasa berada di bawah kendali Israel.

Dalam dua pekan ini Masjidil Aqsa kembali menjadi ajang kekerasan dan bentrokan antara pasukan Zionis dan warga Palestina. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL