kapal patroli mesirKairo, LiputanIslam.com – Lima tentara dan polisi Mesir tewas akibat dua serangan terpisah di bagian utara Semenanjung Sinai Mesir, 16 orang cidera akibat ledakan bom rakitan di kereta api bawah tanah Kairo, dan delapan tentara hilang akibat serangan militan terhadap kapal perang Mesir di Laut Tengah.

Sebagaimana dilaporkan situs al-Mayadeen, sebuah ledakan bom rakitan terjadi di stasiun kereta api bawah tanah di Kairo, ibu kota Mesir, Kamis pagi (13/11), mengakibatkan 16 orang menderita luka-luka, sementara dua polisi dan tiga tentara Mesir tewas akibat dua serangan terpisah terhadap pasukan patroli Mesir di kota Rafaf dan kawasan Sheikh Zuweyid.

Dalam peristiwa lain, militer Mesir menyatakan delapan anggotanya hilang setelah terjadi serangan teroris terhadap kapal perang Mesir di perairan Laut Tengah, sementara empat perahu penyerang hancur dan empat orang kawanan bersenjata yang ada di dalamnya tewas.

Terjadi kebakaran pada kapal perangitu ketika berlangsung kontak senjata antara tentara Mesir dan kawanan bersenjata.

Usai kejadian itu pasukan Mesir segera melakukan upaya evakuasi dan penyisiran di perairan sekitar pantai Bour Said dan Damietta.

Pihak militer Mesir mengaku berhasil menangkap 20 orang yang terlibat dalam serangan, namun belum ada keterangan mengenai identitas para penyerang. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL