Moskow, LiputanIslam.com –  Kepala staf gabungan Pasukan Arab Suriah (SAA) Brigjen Ali Abdullah Ayoub Jumat malam (7/4/2107) menegaskan SAA akan terus berperang membasmi para teroris meskipun baru saja mendapat serangan rudal dari Amerika Serikat (AS).

“Tentara Suriah akan terus memerangi terorisme hingga para teroris musnah, “ tegasnya saat meninjau pangkalan udara Shayrat, tenggara Homs, yang diserang AS Jumat dini hari.

Ali Abdullah meninjau bandara ini atas instruksi Presiden Bashar al-Assad agar melihat langsung kondisi terkini dan kerusakan yang  terjadi di sana akibat serangan AS tersebut.

Di sela-sela peninjauan yang dilakukan bersama sejumlah tentara dan teknisi yang ditempatkan di pangkalan ini dia mengatakan kepada SAA agar bersiaga penuh menghadapi segala kemungkinan buruk.

Dia juga mengapresiasi mental dan kesiapan tentara Suriah serta menegaskan bahwa pangkalan udara Shayrat masih bisa dipakai untuk operasi serangan terhadap para teroris.

“Tindakan agresi demikian tidak akan dapat mengusik tekad dan kehendak angkatan bersenjata untuk membasmi para teroris di wilayah Suriah,” lanjutnya.

Sementara itu, Menlu Rusia Sergey Lavrov dalam kontak televon dengan sejawat Turkinya, Mevlut Chavusoglu, menegaskan Moskow tak dapat menerima serangan AS tersebut.

“Serangan rudal Washinton menyia-nyiakan upaya Moskow dan Ankara untuk mendapatkan solusi damai bagi krisis Suriah,” katanya.

TV al-Mayadeen dalam sekilas infonya memberitakan tentara Suriah mengavakuasi sebagian jet tempurnya dari pangkalan udara Shayrat sebelum mendapat serangan dari AS. (mm/ irna/reuters)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL