AlQuds, LiputanIslam.com –  Sebanyak lebih dari 1000 warga Zionis Israel merangsek masuk ke halaman dan fasilitas Masjid al-Aqsa dengan perlindungan polisi Israel, Ahad (227/2018). Bersamaan dengan ini Israel mengecam CNN dan BBC karena, menurutnya, telah melakukan penyimpangan dalam meliput perkembangan situasi di Jalur Gaza.

Kepala seksi penerangan Kantor Wakaf Palestina, Faras al-Dabbas, kepada kantor berita Turki, Anadolu, mengatakan bahwa polisi Israel masuk dulu ke komplek Masjid al-Aqsa sebelum ribuan warga Zionis tersebut, dan di situ polisi melakukan penyisiran dan pemeriksaan serta menyebar ke seluruh bagian Komplek untuk melakukan pengamanan.

Menurut al-Dabbas, polisi Isral bahkan tak segan-segan melarang staf pendidikan syariat kantor wakaf tersebut, Dr. Najih Bakirat, masuk ke al-Aqsa, sebagaimana juga melarang para jemaah Palestina memasukinya melalui semua pintu kecuali dengan menyerahkan kartu identitas kepada polisi.

Dilaporkan bahwa organisasi-organisasi Zionis pengumbar klaim Kuil Sulaiman melalui laman internet dan media sosial telah menyerukan kepada para anggotanya dan warga Zionis lain agar berpartisipasi dalam serbuan ke komplek Masjid al-Aqsa untuk melaksanakan ritus keagamaan, pembacaan doa Talmud, dan melakukan apa yang mereka sebut mengenang kehancuran Kuil Sulaiman.

Sementara itu, Jubir Kemlu Israel Emmanuel Nahshon di hari yang sama mengecam saluran CNN dan BBC karena dinilainya bermasalah dalam meliput perkembangan situasi di Jalur Gaza.

Jumat lalu satu tentara Zionis tewas diterjang peluru penembak jitu Palestina di Jalur Gaza, dan Israel kemudian melancarkan puluhan serangan udara ke beberapa posisi sayap militer Hamas, Brigade Ezzeddin al-Qassam, hingga empat orang Palestina gugur, termasuk tiga anggota brigade ini.

Pada Ahad kemarin koran Israel Ma’ariv melaporkan bahwa CNN telah membuat judul “Israel Melancarkan Serangan Udara ke Gaza, dan 1 Tentara Tewas Tertembak.”

Menanggapi laporan CNN ini Nahshon di halaman Twitternya menyatakan, “(CNN) di Twitter tidak menyebutkan bahwa tentara Israel itu tewas akibat tembakan Hamas, melainkan mengklaim bahwa serangan udara di Gaza dilakukan setelah terjadi pelanggaran terhadap pagar perbatasan antara Gaza dan Israel.”

Dia melanjutkan, “Tidak, wahai CNN, Anda salah dan ini bukan pertama kalinya. Serangan Israel adalah reaksi atas terbunuhnya tentara Israel oleh tembakan Hamas. Anda bermain-main ketika tidak memublikasi fakta.”

Nahshon juga membagikan cuitan Emri Kiran, penasehat senator AS Ted Cruz bahwa “BBC telah menyampaikan peristiwa di Gaza secara menyimpang.”

Koran Israel Yedioth Ahronoth mengutip pernyataan Nahshon bahwa “Kemlu Israel memantau media internasional selama 24 jam dan tidak akan membiarkan mereka melakukan penyimpangan dalam meliput di Israel dan kawasan.”

Jumat malam lalu Jalur Gaza meradang akibat serangan udara Israel terhadap 60 sasaran. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*