Teheran, LiputanIslam.com –  Direktur Dinas Rahasia Amerika Serikat (CIA) Porter J. Goss telah melayangkan surat  kepada komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayjen Qasem Soleimani, namun pejuang Iran yang melegenda dan dijuluki Barat “Jenderal Bayangan” ini enggan menerima dan membacanya.

Demikian dinyatakan oleh Kepala staf kantor pemimpin besar Iran Mohammadi Golpaigani sembari menyebutkan bahwa surat itu dikirim melalui mediator regional ketika berkobar pertempuran hebat Pasukan Arab Suriah (SAA) dan sekutunya melawan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di kota Abu Kamal, Suriah, beberapa waktu lalu.

Golpaigani dalam pernyataannya tentang ini di provinsi Khurasan di timur laut Iran tidak menyebutkan apa isi surat itu maupun identitas mediator tersebut. Dia hanya memastikan bahwa Soleimani telah menolak mentah-mentah surat tersebut.

“Saya tidak akan pernah menerima surat yang Anda bawa, tidak akan membacanya, dan tidak akan berbicara dengan mereka (CIA),” tegas Soleimani kepada mediator tersebut, seperti ditirukan Golpaigani.

Golpaigani mengaku kagum atas ketegasan sikap Soleimani.

“Manusia tipe apa Soleimani ini sehingga memperlakukan kekuatan mustakbir (arogan) dengan cara demikian,” ungkap Golpaigani.

SAA dan sekutunya sempat mendapat kesulitan mengalahkan ISIS di kota Abu Kamal, dan Kemhan Rusiapun mengaku memiliki bukti-bukti “tak terbantahkan” bahwa AS membantu dan melindungi ISIS di sana. Setelah itu Jenderal Soleimani bergegas ke Abu Kamal dan mengelola pertempuran melawan ISIS di sana sehingga tak lama kemudian kota ini diumumkan lepas dari pendudukan ISIS.

AS berupaya menggagalkan kemenangan SAA dan sekutunya di Abu Kamal dengan harapan kota ini jatuh ke tangan pasukan Kurdi yang didukung oleh AS, namun Soleimani berhasil mematahkan upaya ini. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL