sinai mesirKairo, LiputanIslam.com – Satu roket menerjang sebuah rumah di dekat kota Rafah di Semenanjung Sinai, Mesir, mengakibatkan 10 orang tewas, beberapa di antaranya perempuan dan anak kecil. Demikian dinyatakan sumber-sumber keamanan dan kesehatan Mesir, Selasa (18/11), sebagaimana dilaporkan Rai al-Youm.

Otoritas keamanan setempat menyatakan tidak jelas dari mana roket itu berasal, apakah dari helikopter militer yang gencar melancarkan serangan terhadap para ekstrimis bersenjata di Sinai ataukan merupakan peluru mortir yang ditembakkan oleh para ekstrimis.

Sumber-sumber kesehatan menyatakan bahwa para korban adalah tiga anak kecil, tiga perempuan, dan empat orang pria.

Sejak terjadi kudeta terhadap Presiden Mohamed Morsi pada Juli 2013, Mesir sering dilanda serangan para ekstrimis terhadap polisi dan tentara negara ini, dan belakangan serangan itu terlihat meningkat.

Kelompok Ansar Bait al-Maqdis adalah kawanan bersenjata yang dianggap paling berbahaya di Mesir, terlebih setelah belum lama ini menyatakan berbaiat kepada kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) serta mengubah namanya menjadi “Wilayat Sinai”.

Ansar Bait al-Maqdis menyatakan bertanggungjawab atas sebagian besar serangan terhadap aparat keamanan Mesir sejak pertengahan 2013 sampai sekarang. Jumat lalu mereka memublikasikan rekaman video peristiwa serangan yang menewaskan 30 tentara Mesir di Sinai pada akhir Oktober lalu.

Kamis pekan lalu, lima tentara dan polisi Mesir tewas akibat dua serangan terpisah di bagian utara Semenanjung Sinai Mesir, dan delapan tentara hilang akibat serangan militan untuk pertama kalinya terhadap kapal perang Mesir di Laut Tengah. Hingga kini belum ada kabar lagi mengenai hasil pencarian tentara yang hilang. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL