peta suriahDamaskus, LiputanIslam.com – Pasukan pemerintah Suriah telah membombardir sebuah tempat perkumpulan dan beberapa posisi kawanan bersenjata di daerah pegunungan Falita dan Lembah Ajram di kawasan al-Qalamoun, Rif Damaskus, mengakibatkan 20 orang bersenjata tewas dan 30 lainnya luka-luka, Rabu (12/11). Selain itu, sekitar 50 orang anggota kelompok bersenjata juga tewas dan luka sementara lima kendaraan yang mengangkut kawanan teroris hancur akibat gempuran pasukan Suriah di beberapa kawasan lain.

Mengutip keterangan berbagai sumber, IRNA melaporkan bahwa di wilayah Ghouta Timur, Rif Damaskus, tentara Suriah menggempur posisi kawanan bersenjata di area pertanian di selatan kota Darya mengakibatkan beberapa orang di antara mereka tewas dan cidera.

Pasukan udara Suriah juga menyerang kelompok bersenjata di kawasan Katamat, al-Ummal dan Huwaijah Sakar, provinsi Deir al-Zour.
Dalam serangan terhadap kawasan al-Ummal, satu mobil yang dilengkapi senjata anti serangan udara hancur dan sedikitnya 11 militan tewas dan atau luka, sedangkan serangan ke kawasan Huwaijah Sakar, beberapa kendaraan militer kelompok militan serta beberapa mortir dan amunisinya hancur.

Di Rif Hamah, sebuah kelompok milisi pemberontak disergap tentara Suriah, mengakibatkan sedikitnya 40 orang di antara kelompok bersenjata itu tewas. Pihak oposisi Suriah mengakui terjadinya sergapan tersebut hingga mengakibatkan banyak militan tewas ketika mereka sedang bergerak menuju Rif Homs di bagian utara Suriah.

Sementara itu, TV al-Mayadeen mengutip laporan koran Israel Maariv bahwa dua orang pemberontak Suriah yang menderita luka-luka telah dilarikan dan dirawat di rumah sakit di kota Nahariya, Israel alias Palestina pendudukan tahun 1948.

Sebelumnya Israel juga sudah diketahui dan dikabarkan sering merawat para korban luka kelompok-kelompok bersenjata yang berperang melawan tentara Suriah, bahkan beredar foto-foto kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap mereka di rumah sakit.

Seperti diketahui, Suriah dilanda aksi pemberontakan dan terorisme yang didukung Barat dan sejumlah negara sekutunya di Timur Tengah sejak Maret 2011, mengakibatkan ratusan ribu orang terbunuh, dan jutaan lainnya mengungsi di dalam dan luar negeri.

Pihak pemerintah sempat terdesak, namun milisi Hizbullah dari Lebanon selatan datang membantu tentara Suriah hingga berhasil membebaskan banyak kota dan daerah dari cengkraman kelompok-kelompok pemberontak dan teroris. Hingga kini tentara Suriah terus berusaha membebaskan kawasan demi kawasan dari tangan berbagai kelompok bersenjata. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL