Doha, LiputanIslam.com –  Kementerian Perencanaan Pembangunan Qatar melaporkan pada volume impor negara yang diboikot oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir ini pada Agustus lalu meningkat 39.1% sehingga nilainya 2.38 miliar USD dibanding bulan Juli sebelumnya.

Dilaporkan pula bahwa impor turbin gas yang digunakan dalam produksi gas alam juga meningkat bahkan 76.5% , sementara perlengkapan udara meningkat 39.7 %.

Sedangkan ekspor Qatar yang sebagian besar berupa gas alam dan mintak meningkat 17.7%.

Saat pertama kali diboikot oleh kubu Saudi, volume impor Qatar anjlok hingga lebih dari dua pertiga.

Seperti diketahui, sejak 5 Juni lalu Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir memutus hubungan diplomatiknya dengan Qatar dan menerapkan blokade laut, darat, dan udara terhadap Qatar. Mereka menuduh Qatar sebagai negara yang mensponsori terorisme lantaran Qatar mengayomi kelompok Ikhwanul Muslimin yang bertolak belakang dengan mereka.

Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir beberapa waktu lalu menyatakan negaranya siap melanjutkan pemutusan hubungan dengan Qatar sampai dua tahun lagi. (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL