intifada 3-2Ramallah, LiputanIslam.com – Aksi brutal pasukan Zionis terus menelan korban jiwa warga Palestina. Dalam peristiwa terbaru yang dilaporkan Asharq al-Awsat dan beberapa media Arab lain berdasarkan keterangan sumber Palestina di Ramallah, Tepi Barat, satu petani Palestina, Riyadh Ibrahim Dar Yusuf, 46 tahun, gugur syahid akibat dianiya oleh pasukan Zionis Israel.

Rabu lalu (13/10) ketika sedang dalam perjalanan pulang menuju rumah bersama isterinya, petani itu ditangkap oleh pasukan Israel, dan ketika ditahan selama dua jam dia dianaya hingga babak belur. Setelah dilepas dan dibiarkan pulang, Riyadh di rumahnya mengalami pendarahan otak dan kemudian gugur syahid di rumah sakit Ramallah, Kamis pagi (15/10).

Departemen Kesehatan Palestina dalam statemennya menyatakan bahwa menurut pihak keluarga, korban dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya mengenaskan akibat dianiaya pasukan Israel.

Pasukan Zionis Kamis pagi juga menangkap puluhan warga Palestina di berbagai wilayah Tepi Barat.

Sementara itu, Wakil Ketua Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh menyatakan blokade Gaza tidak akan dapat membendung perjuangan para pejuang Palestina di wilayah ini untuk membela Masjidil Aqsa dan Baitul Maqdis.

“Jalur Gaza dengan segala derita, blokade dan himpitan yang menimpanya akan membela Tepi Barat dan Baitul Maqdis dengan segenap kekuatan,” ungkapnya saat mengunjungi para korban luka pejuang intifada III Palestina, sebagaimana dilansir Anatolia.

Dia menambahkan, “Sejak awal kami sudah mengingatkan khalayak dunia mengenai kontinyuitas agresi rezim Zionis terhadap Masjidil Aqsa. Kami sudah menyatakan bahwa gerakan itu tidak menghasilkan apapun kecuali ledakan amarah bangsa Palestina…. Intifada al-Quds dan Masjidil Aqsa telah menyampaikan pesannya dengan darah, batu dan belati kepada khalayak dunia.”

Haniyeh juga mengingatkan kepada bangsa-bangsa Arab dan umat Islam secara umum bahwa menyokong intiafada Palestina di Tepi Barat da Baitul Maqdis merupakan kewajiban membela Masjidil Aqsa.

Palestina membara dalam gelora intifada sejak dua pekan lalu, menyusul gencarnya upaya kaum Zionis Israel untuk menguasai Masjidil Aqsa di Baitul Maqdis (Yerussalem). Sedikitnya 34 warga Palestina dan tujuh orang Israel terbunuh akibat bentrokan dan kekerasan. Selain itu, lebih dari 1550 warga Palestina cidera, termasuk 200 anak kecil. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL