Kairo, LiputanIslam.com –  Sebanyak 258 keluarga Kristen Koptik belakangan ini mengungsi dari al-Arish, ibu kota provinsi Sinai Utara, Mesir, akibat ancaman para teroris.

Wakil Kementerian Sosial Mesir di provinsi Sinai Utara, Munir Abul Khair, Minggu (5/3/2017), menjelaskan bahwa para pengungsi itu tersebar di 13 provinsi di mana 114 keluarga di antaranya berada di provinsi Ismailiyah, 40 keluarga di Kairo, dan sekira 30 keluarga lainnya di Port Said.

Dia mengatakan bahwa sampai sekarang masih ada beberapa pemuka agama dan warga Kristen di dalam gereja Koptik Al-Arish, namun pasukan keamanan Mesir menjaga keamanan mereka dengan memblokir semua jalan menuju geraja ini.

Dilaporkan bahwa mereka mengungsi karena dalam beberapa minggu terakhir telah terjadi serangkaian serangan teror yang menewaskan tujuh warga Kristen Koptik di Sinai Utara. Kelompok teroris Wilayat Sinai yang berafilasi dengan ISIS menyatakan bertanggungjawab atas serangan itu dan mengancam akan terus membantai warga Kristen Koptik yang tinggal di Semenanjung Sinai.

Selasa lalu Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menyatakan pemerintah Kairo menolak gagasan evakuasi seluruh penduduk al-Arish agar tentara Mesir dapat memaksimalkan tekanan terhadap para teroris yang telah menakut-nakuti penduduk setempat. El-Sisi menegaskan bahwa Mesir belum mengerahkan semua pasukannya untuk menghancurkan para teroris. (mm/tass)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL