Moskow, LiputanIslam.com –  Wakil Menlu Rusia Mikhail Bogdanov kepada saluran TV resmi Israel menyatakan bahwa pihaknya tidak keberatan dengan keberadaan Iran di Suriah karena selain jumlahnya sangat terbatas, misinyapun adalah memerangi terorisme.

“Keberadaan Iran di Suriah tidak mengancam Israel. Kepentingan Israel justru berkaitan dengan kekalahan terorisme di Suriah, dan inilah yang sedang dikerjakan oleh Iran,” katanya, seperti dikutip Fars News milik Iran, Sabtu 30/6/2018).

Sebelumnya, media Barat melaporkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan antara keduanya dalam waktu dekat ini agar Rusia mengeluarkan Iran sepenuhnya dari Suriah.

Mengenai keberadaan Iran itu sendiri Bogdanov menjelaskan, “Sebagaimana kondisi yang kami ketahui, di Suriah tak ada pasukan Iran. Yang ada adalah para penasehat militer Iran, dan kami yakin jumlah mereka terbatas. Pada akhirnya, pasukan Iran ataupun selainnya datang ke Suriah atas permintaan pemerintah Suriah agar membantu membasmi terorisme di sana.”

Dia menambahkan, “Terorisme adalah ancaman global. Ini adalah sesuatu yang mengancam semua negara regional dan bahkan negara yang terjauh dari Suriah sekalipun, termasuk Rusia. Saya kira, Israel diuntungkan jika di Suriah tidak terbentuk cikal bakal teroris, terutama IS (ISIS) dan Front al-Nusra. Inilah tujuan Iran; membantu Suriah menyelesaikan problema terorisme.”

Menyinggung prakarsa Deal of The Century yang diajukan AS untuk menyelesaikan kemelut Palestina-Israel, Bogdanov mengaku ragu terhadap efektivitas prakarsa ini. Dia juga mengatakan bahwa Rusia tidak akan memindahkan Kedubesnya untuk Israel dari Tel Aviv ke Al-Quds (Yerussalem) kecuali jika sudah ada kesepakatan permanen antara Palestina dan Israel. (mm/farsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*