haider abadi pm irakBaghdad, LiputanIslam.com – Perdana Menteri Irak Haider Abadi menyatakan akan terus memerangi kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (IS/ISIS/ISIL/DAESH) meskipun negaranya sedang mendapat tekanan ekonomi akibat jatuhnya harga minyak di pasaran internasional.

“Kami akan terus berperang melawan ISIS. Tidak mungkin kami menyerah. Kami harus menang perang, ” tegasnya, Senin (14/9), sebagaimana dikutip DPA.

Dia mengakui negaranya sedang kesulitan untuk mendanai perang.

“Kita memang tak dapat memenuhi semua persenjataan untuk perang ini bagi angkatan bersenjata dan relawan al-Hashd al-Saabi akibat tekanan keuangan. Harus ada keseimbangan antara pemenuhan senjata yang urgen untuk perang dan pemenuhan kebutuhan warga di bidang perlindungan, gaji, layanan dan tunjangan bagi warga miskin, meskipun keseimbangan ini tidaklah mudah karena kita sedang mengalami krisis. Kita bisa keluar dari krisis ini jika kita semua bekerjasama dan bersabar,” katanya.

Lebih jauh dia juga menegaskan pihaknya akan terus menggulirkan roda reformasi dalam pemerintahan Irak.

Sementara itu, Almasalah melaporkan pasukan udara Irak Senin kemarin menggempur sebuah gudang senjata ISIS di kawasan al-Dulab di kota Hit, 70 km dari Ramadi.

Militer Irak menyatakan serangan ini telah menghancurkan gudang senjata tersebut dan menewaskan semua pasukan teroris ISIS yang menjaganya.

Di bagian lain Almasalah mengutip pernyataan kepala bidang media Partai Demokrasi Kurdistan Irak, Saeed Mamouzini, bahwa sebanyak lima mayat perempuan anggota Brigade al-Khansaa (pasukan teroris perempuan ISIS) ditemukan di Mosul.

Dia mengatakan bahwa mayat-mayat itu dibiarkan begitu saja di dekat sebuah komplek kebudayaan kota Mosul.

Menurut Mamouzini, sebelumnya di Mosul juga pernah terjadi aksi-aksi pembunuhan terhadap para anggota Brigade al-Khansaa.
Laporan lain dari Almayadeen menyebutkan sedikitnya tiga warga Irak tewas dan 17 lainnya luka-luka terkena serpihan bom mobil yang diledakkan oleh kawanan teroris di pusat kota Baghdad.

Pihak rumah sakit menyatakan sebagian korban luka berada dalam kondisi kritis sehingga jumlah korban tewas bisa jadi akan bertambah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL