dewan keamanan pbbNewYork, LiputanIslam.com –   Dewan Keamanan PBB sepakat mendukung prakarsa Rusia-Turki untuk gencatan senjata dan perundingan damai di Suriah. Sabtu (31/12/2016) dewan ini merilis resolusi berisikan dukungan tersebut, tapi tidak meratifikasi rinciannya.

Resolusi yang diputuskan melalui perundingan tertutup itu menegaskan bahwa dewan ini “menyambut baik dan mendukung upaya Rusia dan Turki untuk menghentikan kekerasan di Suriah dan memulai proses politik demi mengatasi konflik.”

Anggota dewan ini menekankan bahwa mereka memandang perundingan yang akan diselenggarakan di Astana, ibu kota Kazakhstan, sebagai langkah penting dalam proses menuju rekonsiliasi konflik Suriah.

Badan PBB ini juga menegaskan kembali komitmennya untuk “kedaulatan, kemerdekaan, persatuan dan keutuhan wilayah Republik Arab Suriah” dan menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk menyelesaikan krisis Suriah adalah memulai proses politik antar-Suriah yang kompleks.”

Negara-negara Barat menyatakan optimismenya, namun dengan penuh kewaspadan, terhadap perjanjian yang ditengahi oleh Moskow dan Ankara.

Wakil Duta Besar AS untuk PBB, Michelle Sison, mengatakan bahwa AS mengharapkan adanya pengawasan terhadap gencatan senjata di seluruh Suriah, sementara wakil Inggris untuk PBB Peter Wilson juga menegaskan perlunya pengawasan secara independen terhadap  gencatan senjata.

Utusan PBB Rusia Vitaly Churkin meminta rekan-rekannya agar tidak membingungkan dan menyulitkan situasi serta tidak mendiskreditkan perjanjian yang ditengahi oleh Moskow dan Ankara.

Dia berterima kepada semua anggota Dewan Keamanan PBB atas kontribusi mereka terhadap proses perdamaian di Suriah, serta memuji peran Turki dalam mencapai kesepakatan gencatan senjata.

(Baca: Rusia Ingin Mesir, Saudi, Kuwait dan Qatar Bantu Perundingan Damai Suriah )

Draf resolusi yang disiapkan oleh Rusia secara resmi disampaikan kepada DK PBB pada hari Jumat lalu, sehari setelah Moskow mengirim ke Dewan Keamanan PBB teks dua perjanjian yang diteken oleh pemerintah dan tujuh kelompok oposisi bersenjata Suriah. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL