NewYork, LiputanIslam.com – Dewan Keamanan PBB hari ini, Rabu (19/12/2018), akan menggelar sidang untuk membahas penemuan terowongan lintas perbatasan Israel-Lebanon yang oleh Israel diklaim telah digali oleh kelompok Hizbullah. Demikian dikatakan oleh utusan Israel untuk PBB, Danny Danon, Selasa (18/12/2018).

Sidang itu diminta oleh Israel dan Amerika Serikat (AS), dan akan dimulai pada hari Rabu pukul 10 pagi waktu setempat.

Israel sejauh ini mengaku telah menemukan empat terowongan yang menyeberang dari Lebanon ke Israel, dan pasukan penjaga perdamaian UNIFIL telah mengkonfirmasi keberadaan empat terowongan itu sembari menyebutnya melanggar resolusi PBB 1701 yang dirilis pada akhir Perang Lebanon Kedua tahun 2006.

Danny Danon dalam sebuah pernyataannya menegaskan, “Sudah saatnya Dewan Keamanan menggunakan segala cara untuk melawan infrastruktur terorisme Hizbullah, yang terus mendapatkan kekuatan di bawah pemerintah Lebanon.”

Israel sejak beberapa tahun lalu menuding Hizbullah melanggar Resolusi 1701 dengan melakukan kegiatan militer di sepanjang perbatasan.

Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri dalam pertemuan dengan Komandan UNIFIL Mayjen Stefano Del Col Senin lalu mengatakan kepadanya bahwa Beirut tetap berkomitmen mematuhi Resolusi PBB 1701.

Militer Israel mengaku yakin terowongan itu hendak digunakan oleh Hizbullah sebagai komponen kejutan untuk serangan pembukaan dalam perang di masa mendatang, dan untuk memasukkan puluhan atau ratusan militan masuk ke Israel, bersama dengan infiltrasi massal operasi di atas tanah dan peluncuran roket, rudal, dan mortir ke Israel utara. (mm/raialyoum/timesofisrael)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*