Jenewa, LiputanIslam.com –  Dewan HAM menyatakan bahwa sebuah kelompok kerja yang bernaung di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan ditugaskan untuk menetapkan para tersangka pelaku kejahatan di Suriah akan memulai kerjanya dalam waktu dekat ini, dan ini akan menjadi tahap pertama untuk memperkarakan orang-orang yang bertanggungjawab atas kejahatan perang di Suriah.

Komisaris Tinggi HAM PBB Zeid bin Ra’ad Zeid al-Hussein dalam jumpa pers di Jenewa, Swiss, Senin (1/5/2017), menyatakan bahwa seorang hakim atau pengacara internasional tingkat tinggi “dalam waktu dekat”  akan diangkat untuk memimpin kelompok kerja itu setelah ada jaminan pendanaannya. Dia menambahkan bahwa dewasa ini separuh nilai anggaran awal sebesar 13 juta US$ sudah terpenuhi.

Di pihak lain, pemerintah Suriah mengecam keberadaan kelompok kerja yang dibentuk oleh Majelis Umum PBB pada 22 Desember lalu tersebut, dan menyebutnya tindakan “campur tangan yang tak dapat diterima” dalam urusan internal Suriah.

Kelompok kerja yang berbasis di Jenewa ini akan menjalankan aktivitasnya melalui koordinasi erat dengan Komisi Penyelidikan Suriah yang telah dibentuk pada tahun 2011 dan telah mengajukan beberapa laporan mengenai kejahatan dalam perang Suriah yang telah menewaskan lebih dari 320,000 orang.

Kelompok kerja itu akan menampung semua keterangan dan mengkaji apakah data-data yang tersedia dapat diajukan kepada mahkamah yang berwenang untuk memperkarakan kejahatan tersebut. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL