Israel declares closed military zone in GolanGolan, LiputanIslam.com – Tentara Israel mengumumkan wilayah Quneitra di sepanjang perbatasan Suriah dan pegunungan di bagian selatan wilayah pendudukan Dataran Tinggi Golan sebagai zona militer tertutup.

Aksi ini dilakukan Israel menyusul pesatnya kemajuan tentara Suriah dalam operasi penumpasan kelompok-kelompok militan bersenjata yang mendapat bantuan Israel di wilayah perbatasan.

Sumber-sumber militer di wilayah selatan Israel menyebutkan bahwa pertempuran sengit berkecamuk di Tel Kudna dekat pusat Dataran Tinggi Golan, namun hasilnya tidak jelas.

Awal bulan ini media Israel melaporkan bahwa pasukan negara Zionis ilegal ini telah memasang sistem rudal baru di wilayah pendudukan Golan. Dilaporkan bahwa berbagai sumber Israel menyebutkan sistem itu digunakan untuk membantu militan pemberontak Suriah untuk menahan gerak maju pasukan pemerintah Suriah.

ezim Zionis memberikan dukungan terbuka kepada para pemberontak Suriah dan sedikitnya sudah tiga kali melancarkan serangan udara ke Suriah. Selain itu mereka juga gencar melakukan aksi-aksi provokatif di wilayah perbatasan Suriah.

Harian al-Arab yang berbasis di London 16 Maret lalu melaporkan bahwa beberapa tokoh oposisi Suriah telah mendiskusikan masalah kesepakatan dengan Israel serta kemungkinan untuk “memberikan Golan” kepada Israel jika militer Zionis menerapkan zona larangan terbang di berbagai wilayah dekat perbatasan.

Penerapan zona larangan terbang ini memungkinkan Israel untuk menembak jet-jet tempur Suriah yang melancarkan operasi penumpasan teroris di wilayah perbatasan antara Suriah dan Israel. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL