Parade mobil ISIS di Libya

NewYork, LiputanIslam.com – Qatar menentang usulan yang diajukan Mesir dan beberapa negara Arab lain kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengenai intervensi militer di Libya untuk memerangi kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Demikian dilaporkan reporter TV al-Mayadeen dari New York, Rabu kemarin (18/2/2015).

Seperti ramai diberitakan, pekan lalu ISIS merilis video pembantaian 21 warga Kristen Koptik Mesir yang mereka sandera. Aksi ini lantas memancing reaksi keras dari pemerintah Mesir. Kairo menerbangkan beberapa pesawat tempur ke Libya untuk membombardir posisi-posisi ISIS di kota Darnah di bagian utara Libya. Mesir bahkan juga dikabarkan melakukan serangan darat untuk mengganyang ISIS di sana.

Menyusul serangan ini, negara-negara Arab di bawah komando Mesir, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mengupayakan pengesahan draf resolusi DK PBB untuk operasi militer di Libya. Namun demikian, Qatar menentang upaya itu dengan alasan bahwa negara-negara Arab tersebut bermaksud menyerang para pendukung kelompok Ikhwanul Muslimin di Libya.

Beberapa negara Arab tersebut juga meminta DK PBB mencabut sanksi persenjataan Libya. Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry usai mengadakan pembicaraan dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon dan beberapa negara Arab anggota PBB dan DKK PBB mengenai perkembangan situasi Libya segera mengadakan pertemuan dengan para duta besar (dubes) negara-negara Arab di New York.

“Para dubes negara-negara Arab dalam pertemuan dengan Menlu Mesir menyetujui gagasan Mesir mengenai pencabutan sanksi senjata bagi militer Libya demi perang melawan terorisme,” ungkap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mesir, Badruddin al-Ati, sebagaimana dikutip el-Fagr.

Dia menambahkan bahwa sekelompok negara Arab anggota PBB juga menerima gagasan Mesir dalam bingkai draf yang telah dikemukakan oleh Yordania atas nama negara-negara Arab dalam sidang darurat DK PBB Rabu kemarin.

Dia juga menyatakan bahwa para anggota DK PBB setelah menggelar sidang dengar pendapat segera mendiskusikan pengambilan keputusan mengenai gagasan tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL