Manama, LiputanIslam.com –  Dilegesi Israel terungkap telah berkunjung ke Bahrain dan mengadakan pertemuan-pertemuan di negara Arab kawasan Teluk Persia ini.

Wartawan Israel Barak Ravid melalui Twitter mengutip keterangan sumber petinggi politik Israel yang menyatakan bahwa delegasi asing Israel telah berkunjung ke Bahrain pada minggu ini dan berpartisipasi dalam konferensi kewirausahaan internasional.

Konferensi ini biasanya diadakan dengan tema mempresentasikan semua program dan inisiatif global untuk mengubah ide menjadi pekerjaan, mempercepat inovasi dan mempromosikan stabilitas ekonomi, yang melibatkan wirausahawan, investor, peneliti, dan pembuat kebijakan.

Pejabat Israel itu mengatakan bahwa meskipun ada laporan-laporan mengenai pembatalan kunjungan delegasi Israel ke konferensi tersebut, namun sejumlah pejabat kementerian luar negeri Israel telah sampai ke Manama, ibu kota Bahrain.

Menurut sumber itu, para pejabat Israel telah mengadakan serangkaian pertemuan di sela-sela konferensi tersebut.

Laman surat kabar Israel Yedioth Ahronoth hari Minggu lalu menyebutkan bahwa para tokoh Israel membatalkan partisipasi mereka dalam konferensi Manama karena “alasan keamanan”, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Pengadilan Bahrain pada hari Minggu lalu menolak gugatan yang diajukan oleh sejumlah pengacara sebelum mendesak Kementerian Dalam Negeri agar tidak mengeluarkan visa kepada delegasi Israel yang dijadwalkan mengunjungi Manama untuk konferensi internasional tersebut. Partisipasi itu dipandang sebagai normalisasi hubungan dengan Israel.

Kuwait dilaporkan telah memutuskan untuk memboikot konferensi di Bahrain tersebut karena keberatan terhadap partisipasi delegasi Israel. Anggota parlemen Kuwait Abdullah al-Kandari mengatakan Menteri Perdagangan dan Industri Khalid al-Radwan telah memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam “Konferensi Kewirausahaan” itu sebagai respon atas tuntutan parlemen. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*