isis libyaSirte, LiputanIslam.com –   Sedikitnya 34 orang tewas dan 180 lainnya luka-luka dengan kondisi sebagian di antaranya kritis dalam pertempuran sengit tentara Lebanon melawan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Minggu (28/8/2016).

Sumber militer Libya mengatakan kepada Afrigatenews bahwa pasukan Lebanon “Al-Bunyan Al-Marsous” telah menggagalkan lima kali upaya serangan bom bunuh diri, dan situasi di Sirte sekarang telah menjadi “ajang upaya bom bunuh diri massal ISIS setelah mereka merasa sudah mendekati ajal.”

Sumber anonim itu menambahkan bahwa pasukan Al-Bunyan Al-Marsous berhasil membunuh puluhan anggota ISIS, termasuk komandan mereka yang berjulukan Abu Umar al-Tunisi.

Menurutnya, Batalyon Infanteri 604 Al-Bunyan Al-Marsous berhasil menguasai sebagian besar kawasan permukiman 3, dan semangat mereka terus berkobar meskipun pasukan Lebanon ini juga menanggung korban jiwa dengan jumlah yang “berat”.

Sementara itu, seorang komandan di Sirte mengatakan dua anggota ISIS, satu di antaranya adalah warga Libya sendiri dan yang berasal dari Afrika, tertangkap di salah satu rumah penduduk di kawasan permukiman 1.

Sebelumnya, Ahmad al-Riayati dari Pusat Media Operasi al-Bunyan al-Masous yang bernaung di bawah pemerintahan rekonsolisiasi nasional dukungan PBB mengatakan kepada DPA, “Hari ini kami memulai operasi militer secara meluas untuk mengganyang sarang terakhir ISIS di kawasan permukiman 1 dan 3 di kota ini. Jika serangan berjalan mulus maka pertempuran dengan mereka akan segera berakhir.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL