Jenewa, LiputanIslam.com –  Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura menilai positif perundingan damai babak ke-4 antara pemerintah dan oposisi Suriah, dan menyerukan semua pihak agar menghadiri perundingan selanjutnya pada bulan ini.

Dalam konferensi pers pada akhir perundingan damai yang berlangsung selama delapan hari di  Jenewa, Swiss, de Mistura, Jumat (3/3/2017), mengatakan, “Apa yang saya lihat … memberi saya perasaan bahwa kita bergerak ke arah yang benar.”

Dia memastikan krisis Suriah tak dapat diselesaikan kecuali melalui jalur politik, dan sekarang sudah tersedia agenda yang jelas, termasuk menyangkut kontra-terorisme yang telah ditambahkan pada agenda sesuai permintaan delegasi pemerintah Suriah.

“Ilusi belaka anggapan bahwa di sana ada solusi militer untuk krisis Suriah… Di depan kita sekarang terdapat agenda kerja jelas dalam empat keranjang yang akan didiskusikan secara pararel,” paparnya.

Dia menambahkan, “Saya percaya … dan berharap bahwa semua pihak sekarang harus mengejar perjanjian kerangka kerja yang berisi paket politik yang disepakati sehingga proses politik transisi yang dinegosiasikan dapat diimplementasikan seperti yang ditunjukkan oleh Resolusi 2254 (PBB).”

Mengenai “empat keranjang” itu dia menjelaskan bahwa; pertama mengenai pembentukan “pemerintahan yang kredibel dan inklusif” dalam jangka waktu enam bulan; kedua mengenai penentuan jadwal; ketiga mengenai penyelenggaraan pemilu dan pembuatan konstitusi dalam jangka waktu 18 bulan; dan keempat mengenai strategi penumpasan kelompok-kelompok teroris yang kini diwakili oleh Jabhat al-Nusra dan ISIS.

Dia juga menjelaskan, “Kami mendengar usulan dari delegasi pemerintah mengenai kemungkinan pertukaran tawanan yang diculik, dan ini tempatnya adalah Astana (Kazakhstan),…  Semua pihak siap berdialog, dan kita akan maju meskipun terdapat pernyataan-pernyataan pedas.” (mm/alalam/reuters)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL