Hasan-Nasrallah-2Bekaa, LiputanIslam.com – Sekretaris Jenderal gerakan Hizbullah, Hassan Nasrallah, dilaporkan telah mendatangi Lembah Bekaa di bagian timur Lebanon. Di sana dia mengadakan pertemuan dengan para petinggi dan kader Hizbullah serta menegaskan bahwa perang melawan para teroris takfiri (Negara Islam Irak dan Suriah/ISIS, Front al-Nusra dan lain-lain) sudah menjadi pilihan bagi gerakan yang berbasis di Lebanon ini, demikian pula resistensinya terhadap Israel. Demikian dilaporkan oleh beberapa media Lebanon termasuk al-Akhbar dan al-Safir Selasa (14/10) sembari menyebutkan bahwa pertemuan itu terjadi “beberapa jam lalu”.

“Perang di Qalamoun adalah tekad untuk berperang, kita akan menjejakkan kaki di medan laga dan dengan tawakkal kepada Allah, kita tidak akan terkalahkan oleh siapapun,” tegasnya kepada para kader Hizbullah, sebagaimana dikutip  al-Akhbar.

Dia menambahkan bahwa tidak ada celah kemungkinan bagi Hizbullah untuk menyerah di depan kaum takfiri.

“Pengorbanan para syuhada dan derita para korban luka kita akan berbuah kemenangan besar…sebab kesempatan dan keberhasilan tercetak dari tekanan, dan seperti inilah yang menyebabkan kejayaan revolusi Islam Iran serta terusirnya pasukan pendudukan (Israel) dari Lebanon selatan,” tegasnya.

Pertemuan Nasrallah dengan para petinggi Hizbullah di kawasan Beka terjadi ketika kawanan teroris intensif menyerang beberapa daerah di wilayah pegunungan Beka. Karena itu, keberadaannya di Beka di tengah rawannya situasi keamanan memberikan pesan tersendiri mengenai tekad Hizbullah dalam berperang melawan teroris.

Pada kesempatan itu dia juga menyinggung operasi serangan bom para pejuang Hizbullah terhadap tentara Israel di kawasan pertanian Shebaa di Lebanon selatan yang terjadi pekan lalu dan menciderai beberapa tentara Israel.

“Operasi ini merupakan pesan bagi orang-orang yang terkait dengan masalah ini. Sesuai pesan pesan ini, muqawamah (resistensi Hizullah) tetap kokoh, tetap eksis di gelanggang dan tak terlemahkan oleh apapun di tengah semua perkembangan situasi regional, termasuk terbentuknya koalisi anti ISIS.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL