serangan israel03GazaCity, LiputanIslam.com – Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (OCHA) Jumat (11/7) merilis statemen berkaitan dengan dampak serangan udara Israel ke Jalur Gaza yang dimulai sejak Senin (7/7).

Berdasar data Departemen Kesehatan Gaza, statemen itu merinci bahwa akibat serangan itu sekitar 70 unit rumah hancur total dan 432 unit rumah rusak sedang. Adapun korban tewas sekitar 80 orang, 58 di antaranya warga sipil termasuk 21 anak kecil, korban luka 570 orang, 120 di antaranya anak kecil dan 160 perempuan.

Menurut al-Alam, statemen itu menyatakan serangan udara Israel berlangsung kontinyu dan membuat penduduk sipil di Gaza dan bagian selatan Israel ketakutan, khususnya anak-anak kecil. Banyak penduduk di kawasan utara, tengah dan selatan Jalur Gaza telah dihubungi militer Israel via telefon agar pergi meninggalkan semua kawasan itu sehingga menambah ketakutan terhadap kemungkinan adanya serangan darat pasukan Israel.
Serangan Israel juga menyasar beberapa fasilitas jaringan penyediaan air bersih hingga menimbulkan kerugian materi senilai 1.5 juta Dolar Amerika Serikat, khususnya jaringan air bersih di Beit Hanun.

Selain itu, sebanyak 15 sekolah milik Lembaga Bantuan Kemanusiaan PBB (UNRAWA) juga terkena dampak serangan karena berdekatan dengan sasaran-sasaran serangan udara Israel.

OCHA mengingatkan bahwa kebutuhan kepada bantuan bahan makanan akan terus meningkat apabila serangan Israel tetap berlanjut.
Sementara itu, Komisaris Tinggi HAM PBB (UNCHR) mengecam keras serangan Israel setelah laporan terbaru menyebutkan bahwa jumlah syuhada Palestina sudah menembus angka 100.

Juru bicara UNHCHR Ravina Shamdasani menyatakan bahwa jumlah korban Palestina, termasuk anak kecil, terus membengkak. Dia menegaskan bahwa serangan Israel terhadap rumah-rumah penduduk merupakan pelanggaran terhadap HAM, kecuali jika rumah-rumah itu digunakan untuk tujuan militer.

“Kami telah menerima laporan yang sangat mengganggu mengenai banyaknya korban sipil yang jatuh, termasuk anak-anak kecil, akibat serangan terhadap rumah-rumah penduduk,” ujar Shamdasani, sebagaimana dikutip PressTV Jumat (11/7).

Dia menambahkan, “Laporan tersebut menimbulkan keraguan apakah serangan udara Israel sesuai dengan hukum kemanusiaan internasional dan hukum HAM internasional.”

PressTV melaporkan jumlah syuhada Palestina akibat serangan udara Israel ke Jalur Gaza sudah mencapai sedikitnya 107 orang. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL