Damaskus, LiputanIslam.com –  Pemerintah Damaskus menegaskan bahwa agresi Israel terhadap wilayah Suriah merupakan upaya Israel memperpanjang perang di Suriah dan pelanggaran secara terbuka terhadap resolusi Dewan Keamanan nomor 350 tahun 1974 mengenai demiliterisasi.

Sebagaimana dilaporkan SANA, Rabu (26/12/2018), penegasan itu dinyatakan Kementerian Luar Negeri Suriah dalam dua surat yang ditujukan kepada Sekjen PBB dan Ketua Dewan Keamanan PBB mengenai agresi Israel terhadap kota Damaskus dan pinggirannya pada Selasa lalu.

Kementerian itu menyatakan bahwa agresi itu sengaja dilakukan Israel demi beberapa tujuan, yaitu; mengulur masa krisis dan perang Suriah melawan terorisme; memberi dukungan mental kepada kawanan teroris yang tersisa; melarikan diri dari masalah internal yang berkembang di Israel sendiri ; dan berbagai faktor lain yang sudah diketahui khalayak internasional.

Kementerian Luar Negeri Suriah menambahkan,”Republik Arab Suriah menegaskan bahwa tindakan Israel melanjutkan pendekatan agresif dan berbahaya itu tidak mungkin terjadi tanpa dukungan nir- batas dan terus menerus serta imunitas yang diberikan oleh pemerintah Amerika Serikat dan negara-negara lain yang dikenal di Dewan Keamanan kepada Israel dari pertanggungjawaban, sehingga memungkinkan Israel untuk melanjutkan terorisme dan mengancam perdamaian dan keamanan di kawasan dan dunia .”

Di bagian akhir, kementerian itu menyebutkan,”Republik Arab Suriah kembali menyerukan kepada Dewan Keamanan untuk memenuhi tanggung jawabnya dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional, dan untuk mengambil langkah tegas dan segera demi mencegah terulangnya agresi Israel ini.”

Seperti pernah diberitakan, tentara Suriah telah menyatakan telah mencegat serangan Israel yang menarget beberapa lokasi di barat Damaskus.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan sistem pertahanan udara Suriah berhasil mencegat 14 dari 16 rudal Israel.

Di pihak lain, harian Israel Jerusalem Post Rabu pagi mengklaim bahwa delegasi pejabat tinggi Hizbullah Libanon telah menjadi target serangan udara di Suriah. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*