Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan pemerintah Suriah telah merebut kembali kawasan Hajar Aswad di selatan Damaskus setelah beberapa jam memulai lagi operasi militernya di sana.

Sumber militer Suriah, Senin (21/5/2018), mengatakan bahwa gencatan senjata sementara telah di umumkan di kawasan itu sejak Minggu malam sampai Senin tengah hari demi mengamankan proses evakuasi warga sipil yang terdiri atas anak kecil, kaum perempuan, dan lansia.

Kantor berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa Angkatan Udara Suriah melancarkan serangan segera setelah gencatan senjata sementara waktu itu berakhir. Serangan itu menyasar posisi-posisi dan kubu-kubu pertahanan kawanan teroris ISIS di kantung yang tersisa bagi mereka di Hajar Aswad.

Setelah itu pasukan darat menyerbu dan masuk ke berbagai bangunan dan gang-gang sempit yang menjadi tempat persembunyian sisa-sisa teroris ISIS.

Kantor berita Novosti milik Rusia mengutip keterangan sumber keamanan Suriah yang memastikan bahwa tentara Suriah telah menguasai penuh kamp Yarmouk yang bersebelahan dengan Hajar Aswad, dan bendera Suriah dikibarkan di bangunan-bangunan kamp pengungsi Palestina yang telah lama dikuasai oleh kawanan teroris ISIS tersebut. Ini menandakan bahwa tentara Suriah telah merebut kantung terakhir kawanan bersenjata di kawasan sekitar Damaskus.

Sementara itu, lembaga Observatorium Suriah untuk HAM yang berbasis di London menyatakan bahwa gelombang kedua kawanan teroris ISIS telah dievakuasi dari kawasan selatan Damaskus dengan menggunakan beberapa unit bus menuju kawasan Badiah Suriah yang sebagian daerah di antaranya masih dikuasai ISIS.

Mereka direlokasi sesuai kesepakatan antara mereka dan pasukan pemerintah Suriah. Dilaporkan bahwa kawanan teroris beraliran Salafi/Wahhabi itu telah membakari markas-markas dan peralatannya sebelum angkat kaki. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*