London, LiputanIslam.com – Surat kabar Daily Telegraph (DT) menilai Rusia mulai kehilangan kesabarannya terhadap  Iran yang notabene sekutunya sendiri di Suriah.

Dalam artikel yang ditulis oleh koresponden Timtengnya, Raf Sanchez, koran Inggris ini, Selasa (29/5/2018), mengutip pernyataan seorang pejabat senior intelijen Israel menyebutkan bahwa Rusia semakin frustrasi oleh kehadiran Iran di Suriah dan kuatir konflik antara Israel dan Iran mengancam kemenangannya dalam perang di Suriah.

Chagai Tzuriel, Dirjen Kementerian Intelijen Israel, mengaku “optimis” akan terbukanya “babak baru” di Suriah di mana Rusia dan pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad kehabisan kesabaran terhadap Iran yang merupakan sekutu mereka sendiri.

“Penilaian saya tentang situasi ini adalah bahwa Rusia tertarik untuk mengutamakan kemenangannya di Suriah. Saya pikir mereka mengerti bahwa jika Iran tetap pada jalurnya saat ini maka ini akan menyebabkan eskalasi dan akan mengarah pada kegagalan semua rencana mereka,” ujar Tzuriel.

DT menyatakan bahwa salah satu tujuan utama Israel ialah mencegah keberadaan militer Iran secara permanen di Suriah karena mengancam Israel.

Michael Horowitz, konsultan geopolitik dan kepala analis di forum Le Peeck, mengatakan ada laporan yang belum dikonfirmasi bahwa Angkatan Udara Suriah sedang berusaha menjauhkan pasukan Iran dari pangkalan udara Suriah karena mereka sering menjadi target serangan Israel. (mm/nenosplace)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*