ibu militan afghanistanKabul, LiputanIslam.com – Seorang ibu di Afghanistan berhasil membunuh sedikitnya 25 militan Taliban, sebagai pembalasan atas kasus pembunuhan anaknya yang ditembak mati di depan matanya di bagian timur provinsi Farah. Demikian dilaporkan oleh situs berita Afghanistan Khama, Senin lalu (24/11).

Lima anggota Taliban juga menderita luka-luka dalam kontak senjata yang berlangsung selama hampir tujuh jam dengan ibu bernama Reza Gul tersebut.

Ibu itu mengangkat senjata setelah anaknya yang memimpin sebuah regu kecil polisi di sebuah desa di provinsi Farah dibunuh oleh Taliban. Dia bertempur melawan kawanan bersenjata Taliban dibantu oleh puteri kandung serta wanita menantunya.

Pihak Taliban sendiri tidak berkomentar apapun atas peristiwa yang mencengangkan ini.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Sediq Siddiqui mengatakan bahwa kegagah beranian ibu itu mengangkat senjata melawan gerilyawan ekstrimis Taliban merupakan simbol revolusi mayoritas dan kebangkitan publik terhadap milisi Taliban.

Farah adalah salah satu provinsi yang rawan di Afghanistan karena sering menjadi ajang operasi pemberontakan Taliban terhadap pemerintah.

Belakangan ini Taliban meningkatkan serangannya terhadap pasukan pemerintah, pasukan asing pimpinan Amerika Serikat (AS) dan warga sipil di Afghanistan.

Mereka bersumpah untuk terus meningkatkan serangan terhadap pasukan Afghanistan dan pasukan koalisi pimpinan AS beserta basis-basis militer, misi diplomatik dan konvoi mobilnya sebelum pasukan asing itu ditarik dari Afghanistan akhir tahun ini.

AS dan negara-negara sekutunya menginvasi Afghanistan pada tahun 2001 sebagai bagian dari apa yang dikampanyekan Gedung Putih sebagai perang melawan terorisme. Invasi itu berhasil mengguling Taliban dari kekuasaan, namun keamanan negara ini tetap kacau meskipun puluhan ribu personil pasukan koalisi masih dipertahankan di Afghanistan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL