SAUDI-US-SYRIA-IRAQ-CONFLICT-MILITARY-AID-KERRYRiyadh, LiputanIslam.com – Pemerintah Arab Saudi memastikan akan segera memberikan bantuan dana sebesar ratusan juta USD kepada rakyat Irak yang menjadi korban krisis terorisme yang melanda Negeri 1001 Malam ini. Bantuan ini diberikan sepekan setelah pemerintah Baghdad melontarkan tuduhan sengit bahwa Arab Saudi merupakan negara yang paling getol memberikan dukungan dana dan mental kepada kelompok ekstrimis bersenjata Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Mengutip laporan kantor berita resmi Arab Saudi, SPA, jaringan berita televisi al-Arabiya Selasa (1/7/2014) memberitakan, “Sebuah sumber Departemen Luar Negeri Arab Saudi mengatakan bahwa ‘Sang Pelayan Haramain’, Raja Abdullah dari Arab Saudi, telah menginstruksikan pemberian bantuan sebesar $500 juta untuk ‘saudara sendiri, rakyat Irak’ yang menjadi korban peristiwa yang menyakitkan, termasuk para pengungsi, terlepas dari apapun agama, mazhab dan ras mereka.”

Sumber itu menyebutkan bahwa bantuan ini telah diberitahukan kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Ban Ki-moon, mengingat bantuan itu akan disalurkan melalui lembaga-lembaga yang bernaung di bawah PBB dengan sasaran “rakyat Irak semata”. Menurut sumber itu, pemerintah Saudi sendiri akan memantau untuk memastikan sampainya bantuan itu kepada rakyat Irak dengan semua golongannya.

Sebelumnya, pemerintah Saudi juga telah menggelontarkan dana jutaan USD kepada pemerintah Mesir. Bantuan itu mendapat kecaman dari banyak pengguna jejaring sosial Facebook dan Twitter. Sebagian dari mereka mengecamnya karena pemerintah Riyadh bersikap diskriminatif terhadap rakyatnya sendiri di wilayah timur Saudi hanya lantaran mereka bermazhab Syiah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL